{"id":38413,"date":"2026-09-16T08:37:49","date_gmt":"2026-09-16T00:37:49","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=38413"},"modified":"2026-09-16T08:37:49","modified_gmt":"2026-09-16T00:37:49","slug":"bagaimana-kegiatan-ekstrakurikuler-english-drama-club-mengasah-kelancaran-percakapan-anak-sd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/bagaimana-kegiatan-ekstrakurikuler-english-drama-club-mengasah-kelancaran-percakapan-anak-sd\/","title":{"rendered":"Bagaimana Kegiatan Ekstrakurikuler English Drama Club Mengasah Kelancaran Percakapan Anak SD?"},"content":{"rendered":"<p>Belajar bahasa Inggris untuk anak sekolah dasar tidak cukup hanya dengan menghafal kosakata dan mengerjakan soal. Anak juga membutuhkan kesempatan menggunakan bahasa tersebut dalam situasi yang komunikatif. Salah satu kegiatan yang dapat memberikan pengalaman tersebut adalah English Drama Club.<\/p>\n<p>Drama menggabungkan bahasa, ekspresi, gerakan, kreativitas, dan kerja sama. Anak tidak hanya membaca kalimat dari buku, tetapi mencoba memahami karakter, mengucapkan dialog, menggunakan intonasi, dan berinteraksi dengan teman menggunakan bahasa Inggris.<\/p>\n<p>Bagi siswa SD Internasional, kegiatan seperti English Drama Club dapat menjadi pelengkap menarik terhadap lingkungan pembelajaran bilingual. SD Al Ma\u2019soem International Class Primary School menerapkan pembelajaran menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta mengintegrasikan IEC dengan Cambridge Standards. Programnya juga didukung Native English Teacher dan tambahan waktu pembelajaran bahasa Inggris.<\/p>\n<p>Dengan lingkungan tersebut, kegiatan drama berbahasa Inggris dapat menjadi salah satu bentuk praktik komunikasi yang kontekstual apabila tersedia dalam program ekstrakurikuler tahun berjalan.<\/p>\n<h2>Mengapa Drama Efektif untuk Melatih Percakapan?<\/h2>\n<p>Percakapan membutuhkan praktik.<\/p>\n<p>Anak dapat mengetahui banyak kosakata tetapi belum tentu percaya diri menggunakannya.<\/p>\n<p>Drama memberikan alasan bagi anak untuk berbicara.<\/p>\n<p>Mereka memiliki dialog yang harus disampaikan sesuai alur cerita.<\/p>\n<p>Karena memiliki peran, anak tidak merasa sedang menjalani tes percakapan.<\/p>\n<p>Mereka sedang memainkan karakter.<\/p>\n<p>Situasi tersebut dapat membuat praktik bahasa terasa lebih menyenangkan.<\/p>\n<h2>Anak Belajar Pronunciation dan Intonasi<\/h2>\n<p>Dalam drama, pengucapan menjadi penting.<\/p>\n<p>Anak perlu mengucapkan dialog agar dapat dipahami penonton.<\/p>\n<p>Guru atau pembina dapat membantu memperbaiki pronunciation.<\/p>\n<p>Selain itu, anak belajar intonasi.<\/p>\n<p>Kalimat yang sama dapat memiliki nuansa berbeda ketika diucapkan dengan ekspresi berbeda.<\/p>\n<p>Pengalaman ini dapat membantu anak memahami bahwa bahasa bukan hanya kumpulan kata, tetapi juga cara menyampaikan makna.<\/p>\n<h2>Menghafal Dialog Melatih Kosakata<\/h2>\n<p>Anak yang mendapatkan dialog dalam drama perlu memahami kata-kata yang digunakan.<\/p>\n<p>Jika menemukan kosakata baru, mereka dapat mempelajari maknanya berdasarkan konteks cerita.<\/p>\n<p>Pengulangan selama latihan membuat kosakata tersebut lebih mudah diingat.<\/p>\n<p>Berbeda dengan menghafal daftar kata secara terpisah, anak langsung melihat bagaimana sebuah kata digunakan dalam kalimat.<\/p>\n<h2>Drama Mendorong Anak Berani Berbicara<\/h2>\n<p>Salah satu hambatan dalam belajar bahasa asing adalah rasa takut salah.<\/p>\n<p>Anak mungkin mengetahui jawabannya tetapi tidak berani berbicara.<\/p>\n<p>Drama memberikan latihan secara bertahap.<\/p>\n<p>Awalnya anak dapat membaca naskah.<\/p>\n<p>Kemudian mereka mencoba menghafal dialog.<\/p>\n<p>Setelah itu, mereka berlatih dengan teman.<\/p>\n<p>Tahap demi tahap dapat membantu membangun keberanian sebelum tampil di depan penonton.<\/p>\n<h2>Bagaimana Jika Anak Masih Pemalu?<\/h2>\n<p>Anak yang pemalu tetap dapat terlibat.<\/p>\n<p>Tidak semua peran harus berupa karakter utama dengan dialog panjang.<\/p>\n<p>Ada peran pendukung yang memungkinkan anak beradaptasi terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Dalam proses latihan, anak dapat belajar berbicara sedikit demi sedikit.<\/p>\n<p>Ketika merasa lebih nyaman, mereka dapat mengambil tantangan yang lebih besar.<\/p>\n<h2>Kerja Sama Menjadi Bagian Penting<\/h2>\n<p>Drama tidak dapat berjalan hanya dengan satu orang.<\/p>\n<p>Setiap pemeran memiliki dialog dan posisi.<\/p>\n<p>Anak perlu mendengarkan teman agar tahu kapan harus berbicara.<\/p>\n<p>Mereka juga harus mengikuti alur cerita.<\/p>\n<p>Dari sini, anak belajar bahwa komunikasi bukan hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan.<\/p>\n<p>Kemampuan tersebut sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<h2>Hubungan dengan Pembelajaran Cambridge<\/h2>\n<p>Lingkungan pembelajaran Cambridge dapat memberikan ruang bagi pengembangan kemampuan komunikasi, pemahaman, dan penerapan bahasa.<\/p>\n<p>Dalam program SD Internasional Al Ma\u2019soem, kurikulum menggabungkan IEC dan Cambridge Standards.<\/p>\n<p>Kegiatan interaktif dan topik yang relevan juga menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran.<\/p>\n<p>English Drama Club dapat menjadi aktivitas yang mendukung pengalaman tersebut karena siswa menggunakan bahasa melalui situasi dan konteks.<\/p>\n<h2>Drama Membantu Anak Berpikir Kreatif<\/h2>\n<p>Anak tidak hanya menghafal dialog.<\/p>\n<p>Mereka juga perlu memahami karakter.<\/p>\n<p>Mengapa tokoh tersebut mengatakan kalimat tertentu?<\/p>\n<p>Bagaimana ekspresinya?<\/p>\n<p>Bagaimana gerakannya?<\/p>\n<p>Pertanyaan seperti ini membuat anak berpikir lebih jauh mengenai makna sebuah cerita.<\/p>\n<p>Jika diberikan kesempatan mengembangkan adegan, anak bahkan dapat belajar menciptakan ide sendiri.<\/p>\n<h2>Penggunaan Bahasa Inggris dalam Lingkungan Sekolah<\/h2>\n<p>SD Internasional Al Ma\u2019soem menyediakan lingkungan yang mendukung paparan bahasa Inggris melalui Native English Teacher, tambahan pembelajaran bahasa Inggris, multimedia, komputer kelas, Smart TV, dan jaringan e-learning terintegrasi.<\/p>\n<p>Lingkungan tersebut dapat membantu memperkaya pengalaman bahasa siswa.<\/p>\n<p>Namun, kelancaran berbicara tetap membutuhkan praktik.<\/p>\n<p>English Drama Club dapat menjadi salah satu ruang praktik yang lebih komunikatif dibandingkan pembelajaran yang hanya berfokus pada teori.<\/p>\n<h2>Bagaimana Orang Tua Menilai Perkembangan Anak?<\/h2>\n<p>Perkembangan tidak harus dilihat dari seberapa panjang dialog yang dapat dihafal.<\/p>\n<p>Orang tua dapat memperhatikan apakah anak semakin berani berbicara.<\/p>\n<p>Apakah pronunciation mulai lebih jelas?<\/p>\n<p>Apakah anak memahami dialog?<\/p>\n<p>Apakah ia dapat merespons teman dalam latihan?<\/p>\n<p>Apakah anak menikmati prosesnya?<\/p>\n<p>Pertanyaan tersebut memberikan gambaran perkembangan yang lebih menyeluruh.<\/p>\n<h2>Tidak Harus Menjadi Aktor<\/h2>\n<p>Tujuan English Drama Club bukan menjadikan setiap anak sebagai aktor profesional.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dapat menjadi sarana belajar bahasa sekaligus mengembangkan kepercayaan diri dan kreativitas.<\/p>\n<p>Anak yang nantinya tidak melanjutkan dunia seni tetap dapat membawa manfaatnya ke bidang lain.<\/p>\n<p>Kemampuan berbicara, mendengarkan, bekerja sama, dan tampil di depan orang lain dapat digunakan dalam banyak situasi.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Bagaimana English Drama Club mengasah kelancaran percakapan anak SD? Kegiatan drama memberikan konteks nyata bagi siswa untuk menggunakan bahasa Inggris. Anak belajar mengucapkan dialog, memahami kosakata, melatih pronunciation, menggunakan intonasi, mendengarkan teman, serta membangun keberanian tampil.<\/p>\n<p>Dalam lingkungan SD Internasional Al Ma\u2019soem yang menggunakan pendekatan bilingual, mengintegrasikan IEC dan Cambridge Standards, serta menghadirkan Native English Teacher, kegiatan komunikasi seperti drama dapat menjadi pelengkap yang menarik bagi pembelajaran bahasa.<\/p>\n<p>Namun, ketersediaan dan bentuk English Drama Club tetap perlu dikonfirmasi berdasarkan program ekstrakurikuler yang berlaku pada tahun ajaran berjalan.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, manfaat utama drama bukan sekadar kemampuan menghafal naskah. Anak mendapatkan kesempatan menggunakan bahasa Inggris dalam situasi yang menyenangkan, berinteraksi dengan teman, mengekspresikan diri, dan belajar bahwa kemampuan berbicara berkembang melalui keberanian untuk terus mencoba.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belajar bahasa Inggris untuk anak sekolah dasar tidak cukup hanya dengan menghafal kosakata dan mengerjakan soal. Anak juga membutuhkan kesempatan menggunakan bahasa tersebut dalam situasi yang komunikatif. Salah satu kegiatan yang dapat memberikan pengalaman tersebut adalah English Drama Club. Drama menggabungkan bahasa, ekspresi, gerakan, kreativitas, dan kerja sama. Anak tidak hanya membaca kalimat dari buku, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":26554,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Bagaimana Kegiatan Ekstrakurikuler English Drama Club Mengasah Kelancaran Percakapan Anak SD? - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Belajar bahasa Inggris untuk anak sekolah dasar tidak cukup hanya dengan menghafal kosakata dan mengerjakan soal. Anak juga membutuhkan kesempatan menggunakan b"},"_slim_seo_primary_term_category":12,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12,28],"tags":[7943,11785,6901,7654],"class_list":["post-38413","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-kegiatan","tag-ekstrakurikuleranak","tag-englishdramaclub","tag-sdalmasoem","tag-sdinternasional"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21.jpeg",554,554,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21-300x300.jpeg",300,300,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21.jpeg",554,554,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21.jpeg",554,554,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21.jpeg",554,554,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21.jpeg",554,554,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21-12x12.jpeg",12,12,true]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Belajar bahasa Inggris untuk anak sekolah dasar tidak cukup hanya dengan menghafal kosakata dan mengerjakan soal. Anak juga membutuhkan kesempatan menggunakan bahasa tersebut dalam situasi yang komunikatif. Salah satu kegiatan yang dapat memberikan pengalaman tersebut adalah English Drama Club. Drama menggabungkan bahasa, ekspresi, gerakan, kreativitas, dan kerja sama. Anak tidak hanya membaca kalimat dari buku, tetapi mencoba memahami karakter, mengucapkan dialog, menggunakan intonasi, dan berinteraksi dengan teman menggunakan bahasa Inggris. Bagi siswa SD Internasional, kegiatan seperti English Drama Club dapat menjadi pelengkap menarik terhadap lingkungan pembelajaran bilingual. SD Al Ma\u2019soem International Class Primary School menerapkan pembelajaran menggunakan bahasa Indonesia dan&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>, <a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/kegiatan\/\" rel=\"category tag\">Kegiatan<\/a>","author_info_v2":{"name":"Penulis 6","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"},{"value":28,"label":"Kegiatan"}],"post_tag":[{"value":7943,"label":"EkstrakurikulerAnak"},{"value":11785,"label":"EnglishDramaClub"},{"value":6901,"label":"sdalmasoem"},{"value":7654,"label":"SDInternasional"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-21.jpeg",554,554,false],"author_info":{"display_name":"Penulis 6","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":9953,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":9953,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0},{"term_id":28,"name":"Kegiatan","slug":"kegiatan","term_group":0,"term_taxonomy_id":28,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":3852,"filter":"raw","cat_ID":28,"category_count":3852,"category_description":"","cat_name":"Kegiatan","category_nicename":"kegiatan","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":7943,"name":"EkstrakurikulerAnak","slug":"ekstrakurikuleranak","term_group":0,"term_taxonomy_id":7943,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":12,"filter":"raw"},{"term_id":11785,"name":"EnglishDramaClub","slug":"englishdramaclub","term_group":0,"term_taxonomy_id":11785,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":6901,"name":"sdalmasoem","slug":"sdalmasoem","term_group":0,"term_taxonomy_id":6901,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":280,"filter":"raw"},{"term_id":7654,"name":"SDInternasional","slug":"sdinternasional","term_group":0,"term_taxonomy_id":7654,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":32,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38413","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38413"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38413\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38424,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38413\/revisions\/38424"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26554"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}