{"id":36551,"date":"2026-09-15T10:15:29","date_gmt":"2026-09-15T02:15:29","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=36551"},"modified":"2026-09-15T10:15:29","modified_gmt":"2026-09-15T02:15:29","slug":"mengapa-dhuha-bersama-menjadi-bagian-dari-pembiasaan-keagamaan-siswa-sma-al-masoem-bandung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/mengapa-dhuha-bersama-menjadi-bagian-dari-pembiasaan-keagamaan-siswa-sma-al-masoem-bandung\/","title":{"rendered":"Mengapa Dhuha Bersama Menjadi Bagian dari Pembiasaan Keagamaan Siswa SMA Al Ma\u2019soem Bandung?"},"content":{"rendered":"<p>Pendidikan di jenjang SMA tidak hanya berkaitan dengan bagaimana siswa memahami pelajaran dan mendapatkan hasil akademik yang baik. Masa remaja juga menjadi periode penting untuk membangun kebiasaan, mengenal tanggung jawab, serta mengembangkan karakter yang dapat menjadi bekal untuk kehidupan berikutnya. Karena itu, sebagian keluarga mempertimbangkan sekolah yang memiliki perhatian terhadap pendidikan akademik sekaligus pembentukan karakter dan keagamaan.<\/p>\n<p>SMA Al Ma\u2019soem Bandung mencantumkan program <strong>Tahfidz &amp; Ibadah<\/strong> dalam informasi pendidikan Tahun Ajaran 2027\u20132028. Di dalam program tersebut terdapat Tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, dan <strong>Dhuha bersama<\/strong>. Dengan demikian, Dhuha bersama menjadi salah satu bentuk kegiatan keagamaan yang secara langsung tercantum dalam program sekolah.<\/p>\n<h2>Dhuha Bersama dalam Program Tahfidz dan Ibadah<\/h2>\n<p>Dhuha bersama tidak berdiri sendiri dalam informasi sekolah. Program tersebut dicantumkan bersama Tahfidz minimal 3 juz dan shalat wajib berjamaah sebagai bagian dari <strong>Tahfidz &amp; Ibadah<\/strong>. Susunan tersebut memberikan gambaran bahwa aktivitas keagamaan menjadi salah satu unsur yang diperhatikan dalam lingkungan pendidikan SMA Al Ma\u2019soem.<\/p>\n<p>Bagi calon siswa dan orang tua, informasi ini dapat menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan ketika mencari lingkungan pendidikan. Siswa yang terbiasa dengan kegiatan keagamaan dapat melihat program tersebut sebagai bagian dari kehidupan sekolah yang perlu diketahui sejak awal.<\/p>\n<p>Namun, informasi brosur tidak menjelaskan secara rinci mengenai jadwal Dhuha bersama, durasi kegiatan, tata cara pelaksanaan, lokasi, ataupun pihak yang bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut. Oleh karena itu, calon siswa tidak sebaiknya membuat asumsi mengenai teknis pelaksanaannya. Informasi yang dapat dipastikan berdasarkan brosur adalah bahwa Dhuha bersama tercantum sebagai bagian dari program Tahfidz &amp; Ibadah.<\/p>\n<h2>Mengapa Pembiasaan Ibadah Dapat Menjadi Pertimbangan?<\/h2>\n<p>Sekolah merupakan salah satu lingkungan tempat siswa menjalani aktivitas secara rutin. Dalam lingkungan tersebut, berbagai kegiatan dapat menjadi bagian dari keseharian siswa. Ketika sebuah sekolah mencantumkan aktivitas keagamaan sebagai bagian dari programnya, calon siswa dan orang tua dapat mempertimbangkan apakah kebiasaan tersebut sesuai dengan kebutuhan pendidikan yang diharapkan.<\/p>\n<p>Dhuha bersama menjadi salah satu contoh kegiatan yang tercantum dalam program SMA Al Ma\u2019soem. Bersama dengan shalat wajib berjamaah dan Tahfidz, kegiatan tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap aktivitas ibadah dalam lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>Pembiasaan tersebut juga dapat dilihat dalam konteks nilai pendidikan sekolah. SMA Al Ma\u2019soem mencantumkan <strong>Takwa, Disiplin dan Tangguh<\/strong> serta <strong>Akhlak, Jujur dan Manfaat<\/strong> sebagai bagian dari nilai \u201cCageur Bageur Pinter\u201d.<\/p>\n<h2>Berkaitan dengan Nilai Takwa<\/h2>\n<p>Kata \u201cTakwa\u201d menjadi salah satu nilai yang secara langsung tercantum dalam identitas pendidikan SMA Al Ma\u2019soem. Dhuha bersama juga ditempatkan dalam program yang diberi nama Tahfidz &amp; Ibadah. Karena itu, keduanya dapat dilihat dalam konteks lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi aktivitas keagamaan.<br \/>\nMeski demikian, brosur tidak menyatakan bahwa Dhuha bersama secara khusus digunakan sebagai metode untuk mencapai nilai Takwa. Hubungan tersebut lebih tepat dipahami sebagai konteks nilai dan program yang sama-sama berkaitan dengan aspek keagamaan.<\/p>\n<p>Hal ini penting agar informasi mengenai sekolah tetap disampaikan sesuai sumber. Calon siswa dapat mengetahui bahwa nilai Takwa tercantum dalam identitas sekolah dan Dhuha bersama tercantum dalam program Tahfidz &amp; Ibadah, sementara bentuk penerapan nilai tersebut secara khusus tidak dijelaskan dalam brosur.<\/p>\n<h2>Dhuha Bersama dan Kehidupan Siswa SMA<\/h2>\n<p>Siswa SMA menjalani aktivitas yang cukup beragam. Selain pembelajaran, terdapat kegiatan ekstrakurikuler dan berbagai fasilitas yang dapat digunakan untuk mendukung aktivitas siswa. SMA Al Ma\u2019soem mencantumkan ekstrakurikuler yang variatif dan mewajibkan siswa memilih minimal satu kegiatan. Terdapat pula kegiatan tambahan sukarela seperti wisata dan kunjungan ilmiah.<\/p>\n<p>Dalam lingkungan seperti itu, program keagamaan menjadi salah satu bagian dari keseluruhan pengalaman pendidikan. Dhuha bersama tercantum sebagai kegiatan ibadah, sedangkan aktivitas lainnya berkaitan dengan akademik maupun pengembangan diri.<\/p>\n<p>Calon siswa dapat melihat keseluruhan program tersebut untuk memahami bagaimana lingkungan sekolah yang akan mereka masuki. Dengan begitu, keputusan memilih sekolah tidak hanya didasarkan pada satu fasilitas atau satu program, tetapi pada kesesuaian lingkungan pendidikan secara keseluruhan.<\/p>\n<h2>Didukung oleh Masjid Dome<\/h2>\n<p>SMA Al Ma\u2019soem mencantumkan <strong>Masjid Dome<\/strong> sebagai salah satu fasilitas yang tersedia di lingkungan sekolah. Masjid tersebut tercantum bersama berbagai fasilitas lainnya seperti Ruang Konselor, Ruang Seminar, Ruang Multimedia, Reading Corner, Laboratorium, sarana olahraga, klinik, dan fasilitas pendukung lainnya.<\/p>\n<p>Keberadaan Masjid Dome menjadi informasi yang relevan ketika calon siswa memperhatikan program keagamaan sekolah. Namun, brosur tidak menjelaskan secara khusus apakah Dhuha bersama selalu dilaksanakan di fasilitas tersebut. Karena itu, lokasi kegiatan tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan daftar fasilitas.<\/p>\n<p>Orang tua yang ingin mengetahui pelaksanaan kegiatan secara lebih detail dapat menanyakan langsung kepada pihak sekolah. Dengan begitu, informasi mengenai kegiatan dan fasilitas dapat dipahami secara lebih tepat.<\/p>\n<h2>Dhuha Bersama dalam Pilihan Full Day<\/h2>\n<p>SMA Al Ma\u2019soem menyediakan pilihan <strong>Full Day &amp; Boarding School<\/strong>. Kedua pilihan tersebut tercantum dalam program sekolah bersama Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, dan Native Teacher.<\/p>\n<p>Bagi calon siswa Full Day, keberadaan program Dhuha bersama menjadi informasi yang perlu diketahui sebelum memilih sekolah. Siswa dan orang tua dapat memahami bahwa kegiatan keagamaan tercantum sebagai bagian dari lingkungan pendidikan sekolah.<\/p>\n<p>Namun, brosur tidak mencantumkan jadwal harian Full Day maupun posisi kegiatan Dhuha bersama di dalam jadwal tersebut. Oleh sebab itu, detail mengenai kapan dan bagaimana kegiatan dilaksanakan perlu dikonfirmasi lebih lanjut.<\/p>\n<h2>Lingkungan Boarding Memiliki Program Keagamaan yang Lebih Beragam<\/h2>\n<p>Pada pilihan Boarding School, informasi sekolah mencantumkan beberapa materi pembelajaran keagamaan dan kepesantrenan. Di antaranya adalah Al-Qur\u2019an Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.<\/p>\n<p>Dhuha bersama dan shalat wajib berjamaah berada dalam konteks program Tahfidz &amp; Ibadah, sementara materi keagamaan lainnya tercantum pada bagian pembelajaran boarding. Hal tersebut menunjukkan bahwa aspek keagamaan hadir dalam beberapa bagian informasi pendidikan SMA Al Ma\u2019soem.<\/p>\n<p>Bagi keluarga yang mempertimbangkan boarding, informasi tersebut dapat menjadi bahan untuk memahami karakter lingkungan yang akan dijalani siswa. Kehidupan asrama juga dilengkapi fasilitas seperti kamar 4\u20136 orang dengan kamar mandi dalam, laundry dan catering, keamanan 24 jam serta CCTV, internet, dan sistem informasi siswa berbasis Android.<\/p>\n<h2>Dhuha Bersama dan Pembentukan Kebiasaan<\/h2>\n<p>Salah satu hal yang dapat diperhatikan dari sebuah program ibadah di sekolah adalah aspek rutinitas. Ketika sebuah kegiatan dicantumkan dalam program pendidikan, siswa perlu mengetahui bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>Dhuha bersama dapat menjadi salah satu informasi yang perlu dipahami oleh calon siswa karena kegiatan tersebut tercantum secara langsung dalam program Tahfidz &amp; Ibadah. Bersama shalat wajib berjamaah dan Tahfidz, program tersebut menjadi bagian dari informasi yang ditawarkan sekolah kepada calon siswa.<\/p>\n<p>Namun, tidak tersedia informasi dalam brosur mengenai seberapa sering kegiatan tersebut dilakukan selain penyebutan \u201cDhuha bersama\u201d. Karena itu, tidak tepat untuk menyimpulkan frekuensi atau sistem pelaksanaannya secara lebih spesifik.<\/p>\n<h2>Hubungannya dengan Disiplin Siswa<\/h2>\n<p>SMA Al Ma\u2019soem mencantumkan <strong>Disiplin<\/strong> sebagai salah satu nilai dalam identitas pendidikannya. Sekolah juga memiliki sistem poin dalam penerapan kedisiplinan dan menerapkan sanksi tanpa menggunakan kekerasan fisik.<br \/>\nDhuha bersama sendiri tidak disebutkan dalam brosur sebagai bagian dari sistem kedisiplinan. Namun, kegiatan tersebut berada dalam lingkungan sekolah yang memang mencantumkan disiplin sebagai salah satu nilai.<\/p>\n<p>Bagi siswa, mengetahui keberadaan berbagai program dan aturan sejak awal dapat membantu mereka mempersiapkan diri. Setiap sekolah memiliki karakter lingkungan yang berbeda, sehingga calon siswa perlu memahami apakah pola pendidikan tersebut sesuai dengan dirinya.<\/p>\n<h2>Ada Penghargaan yang Berkaitan dengan Aktivitas Keagamaan<\/h2>\n<p>Selain program Tahfidz &amp; Ibadah, SMA Al Ma\u2019soem mencantumkan beberapa bentuk penghargaan yang berkaitan dengan aktivitas keagamaan. Beberapa di antaranya adalah Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur\u2019an, serta bebas DOP bagi siswa berprestasi.<\/p>\n<p>Keberadaan penghargaan tersebut dapat menunjukkan bahwa aktivitas keagamaan juga mendapatkan ruang dalam bentuk apresiasi di lingkungan sekolah. Namun, brosur tidak menjelaskan kriteria, mekanisme pemilihan, periode pemberian, maupun bentuk penghargaan secara terperinci.<\/p>\n<p>Karena itu, calon siswa yang ingin mengetahui hubungan antara program ibadah dan penghargaan tersebut dapat meminta informasi lebih lanjut kepada sekolah. Hal ini penting agar siswa tidak hanya mengetahui nama program, tetapi juga memahami ketentuannya secara tepat.<\/p>\n<h2>Apa yang Perlu Dipersiapkan Calon Siswa?<\/h2>\n<p>Calon siswa yang tertarik dengan lingkungan pendidikan SMA Al Ma\u2019soem dapat mulai memahami program sekolah sejak sebelum mendaftar. Selain mengetahui adanya Dhuha bersama, siswa juga perlu memperhatikan tahapan penerimaan yang tercantum dalam brosur.<\/p>\n<p>Proses penerimaan mencakup form registration, entrance test, psychotest, academic potential test, Quran reading test, English test, dan interview. Selain itu, informasi sekolah juga mencantumkan Tes Bidang Keagamaan sebagai salah satu bagian penerimaan.<\/p>\n<p>Dengan mengetahui hal tersebut, calon siswa dapat mempersiapkan diri secara lebih menyeluruh. Persiapan bukan hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga kesiapan mengikuti lingkungan pendidikan yang memiliki program keagamaan.<\/p>\n<h2>Pertimbangan Orang Tua dalam Memilih Sekolah<\/h2>\n<p>Bagi orang tua, program Dhuha bersama dapat menjadi salah satu informasi ketika mengevaluasi kesesuaian sekolah dengan harapan pendidikan keluarga. Namun, keputusan tentu tidak sebaiknya didasarkan hanya pada satu program.<\/p>\n<p>Orang tua dapat melihat beberapa aspek secara bersamaan, seperti program akademik, Kurikulum Merdeka, Kelas Interaktif, Program Sukses PTN, Kelas Internasional, fasilitas pembelajaran, ekstrakurikuler, serta program Tahfidz &amp; Ibadah.<br \/>\nPilihan Full Day atau Boarding juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan siswa. Dengan memahami berbagai program sejak awal, keluarga dapat mempertimbangkan apakah lingkungan SMA Al Ma\u2019soem sesuai dengan tujuan pendidikan yang ingin dibangun selama masa SMA.<\/p>\n<p>Dhuha bersama menjadi salah satu bagian dari program Tahfidz &amp; Ibadah yang tercantum dalam informasi SMA Al Ma\u2019soem Bandung. Bersama Tahfidz minimal 3 juz dan shalat wajib berjamaah, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa aspek ibadah mendapatkan ruang dalam program pendidikan sekolah.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan di jenjang SMA tidak hanya berkaitan dengan bagaimana siswa memahami pelajaran dan mendapatkan hasil akademik yang baik. Masa remaja juga menjadi periode penting untuk membangun kebiasaan, mengenal tanggung jawab, serta mengembangkan karakter yang dapat menjadi bekal untuk kehidupan berikutnya. Karena itu, sebagian keluarga mempertimbangkan sekolah yang memiliki perhatian terhadap pendidikan akademik sekaligus pembentukan karakter [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":33580,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Mengapa Dhuha Bersama Menjadi Bagian dari Pembiasaan Keagamaan Siswa SMA Al Ma\u2019soem Bandung? - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Pendidikan di jenjang SMA tidak hanya berkaitan dengan bagaimana siswa memahami pelajaran dan mendapatkan hasil akademik yang baik. Masa remaja juga menjadi per"},"_slim_seo_primary_term_category":12,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12,28],"tags":[7098,6888,7081],"class_list":["post-36551","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-kegiatan","tag-pembiasaanibadah","tag-pendidikankeagamaan","tag-smaalmasoem"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6.jpg",638,480,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6-300x226.jpg",300,226,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6.jpg",638,480,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6.jpg",638,480,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6.jpg",638,480,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6.jpg",638,480,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6-16x12.jpg",16,12,true]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Pendidikan di jenjang SMA tidak hanya berkaitan dengan bagaimana siswa memahami pelajaran dan mendapatkan hasil akademik yang baik. Masa remaja juga menjadi periode penting untuk membangun kebiasaan, mengenal tanggung jawab, serta mengembangkan karakter yang dapat menjadi bekal untuk kehidupan berikutnya. Karena itu, sebagian keluarga mempertimbangkan sekolah yang memiliki perhatian terhadap pendidikan akademik sekaligus pembentukan karakter dan keagamaan. SMA Al Ma\u2019soem Bandung mencantumkan program Tahfidz &amp; Ibadah dalam informasi pendidikan Tahun Ajaran 2027\u20132028. Di dalam program tersebut terdapat Tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, dan Dhuha bersama. Dengan demikian, Dhuha bersama menjadi salah satu bentuk kegiatan keagamaan yang secara langsung&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>, <a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/kegiatan\/\" rel=\"category tag\">Kegiatan<\/a>","author_info_v2":{"name":"Penulis 6","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"},{"value":28,"label":"Kegiatan"}],"post_tag":[{"value":7098,"label":"pembiasaanibadah"},{"value":6888,"label":"pendidikankeagamaan"},{"value":7081,"label":"smaalmasoem"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-6-6.jpg",638,480,false],"author_info":{"display_name":"Penulis 6","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":14665,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":14665,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0},{"term_id":28,"name":"Kegiatan","slug":"kegiatan","term_group":0,"term_taxonomy_id":28,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":4781,"filter":"raw","cat_ID":28,"category_count":4781,"category_description":"","cat_name":"Kegiatan","category_nicename":"kegiatan","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":7098,"name":"pembiasaanibadah","slug":"pembiasaanibadah","term_group":0,"term_taxonomy_id":7098,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":8,"filter":"raw"},{"term_id":6888,"name":"pendidikankeagamaan","slug":"pendidikankeagamaan","term_group":0,"term_taxonomy_id":6888,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":22,"filter":"raw"},{"term_id":7081,"name":"smaalmasoem","slug":"smaalmasoem","term_group":0,"term_taxonomy_id":7081,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1568,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36551","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36551"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36551\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36556,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36551\/revisions\/36556"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33580"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36551"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36551"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36551"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}