{"id":36370,"date":"2026-09-15T06:28:50","date_gmt":"2026-09-14T22:28:50","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=36370"},"modified":"2026-09-15T06:28:52","modified_gmt":"2026-09-14T22:28:52","slug":"bagaimana-sma-al-masoem-memadukan-pendidikan-dan-kedisiplinan-dalam-kegiatan-belajar-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/bagaimana-sma-al-masoem-memadukan-pendidikan-dan-kedisiplinan-dalam-kegiatan-belajar-siswa\/","title":{"rendered":"Bagaimana SMA Al Ma\u2019soem Memadukan Pendidikan dan Kedisiplinan dalam Kegiatan Belajar Siswa?"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pada masa ini, siswa juga perlu dibentuk menjadi pribadi yang memiliki tanggung jawab, kemandirian, akhlak yang baik, serta kemampuan untuk menerapkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan oleh SMA Al Ma\u2019soem melalui konsep pendidikan yang memadukan prestasi, karakter, keagamaan, dan kedisiplinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SMA Al Ma\u2019soem hadir sebagai <strong>Full Day &amp; Boarding School<\/strong> dengan sejumlah program pendidikan yang dirancang untuk mendukung perkembangan siswa. Dalam materi penerimaan siswa Tahun Ajaran 2027\u20132028, sekolah mencantumkan Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik. Semua program tersebut berjalan berdampingan dengan nilai utama sekolah, yaitu \u201cUnggul Dalam Prestasi, Berakhlakul Karimah dan Berdisiplin.\u201d<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pendidikan yang Berorientasi pada Prestasi dan Karakter<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu hal yang menarik dari pendekatan SMA Al Ma\u2019soem adalah adanya keseimbangan antara kemampuan akademik dan pembentukan karakter. Sekolah tidak hanya mengarahkan siswa untuk mendapatkan hasil belajar yang baik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki tiga karakter utama, yaitu CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CAGEUR menggambarkan karakter <strong>takwa, disiplin, dan tangguh<\/strong>. BAGEUR berarti memiliki <strong>akhlak, kejujuran, dan memberikan manfaat<\/strong>, sedangkan PINTER menggambarkan pribadi yang <strong>cerdas, adaptif, dan mandiri<\/strong>. Ketiga nilai tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di SMA Al Ma\u2019soem tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada sikap dan kebiasaan siswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pendekatan tersebut, kedisiplinan ditempatkan sebagai bagian dari proses pendidikan. Siswa diharapkan tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga belajar bertanggung jawab terhadap kegiatan dan kewajiban yang dijalankan selama berada di lingkungan sekolah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tidak Ada Jam Kosong dalam Kegiatan Sekolah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kedisiplinan juga dapat dibangun melalui pengelolaan waktu belajar yang terarah. Dalam materi SMA Al Ma\u2019soem disebutkan bahwa <strong>tidak ada jam kosong<\/strong> dan terdapat otonomi wali kelas. Kegiatan tambahan juga tersedia, seperti wisata dan kunjungan ilmiah, dengan sifat sukarela.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep tidak adanya jam kosong membuat waktu siswa di lingkungan sekolah dapat diarahkan pada kegiatan yang memiliki tujuan. Waktu belajar tidak semata-mata digunakan untuk kegiatan akademik di dalam kelas, tetapi dapat dilengkapi dengan aktivitas lain yang mendukung pengalaman dan wawasan siswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengelolaan seperti ini juga dapat membantu siswa memahami pentingnya memanfaatkan waktu. Kedisiplinan bukan hanya berarti mengikuti aturan, tetapi juga kemampuan mengatur waktu dan menjalankan kegiatan secara bertanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pembelajaran Interaktif Mendukung Kedisiplinan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SMA Al Ma\u2019soem menawarkan kelas interaktif sebagai salah satu bagian dari program pendidikannya. Untuk Kelas Internasional, materi sekolah mencantumkan konsep <strong>interactive and purposeful learning activities<\/strong>, integrated syllabus, pengembangan kemampuan bahasa, topik pembelajaran yang relevan, serta Cambridge curriculum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan pembelajaran yang interaktif dan memiliki tujuan membantu siswa menjadi bagian aktif dari proses belajar. Dalam Kelas Internasional, kegiatan pembelajaran juga didukung oleh penggunaan Smart TV, komputer di dalam kelas, jaringan e-learning terintegrasi, serta pengajar bahasa Inggris native.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program tersebut menunjukkan bahwa kedisiplinan dapat berjalan beriringan dengan metode belajar yang modern. Disiplin tidak harus diterapkan melalui suasana belajar yang kaku. Siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran yang interaktif, menggunakan teknologi, dan mengembangkan kemampuan bahasa sambil tetap mengikuti struktur pendidikan yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pendidikan Keagamaan sebagai Bagian dari Pembentukan Karakter<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aspek keagamaan menjadi bagian penting dalam pendidikan SMA Al Ma\u2019soem. Program Tahfidz minimal tiga juz, shalat wajib berjamaah, dan Dhuha bersama tercantum sebagai bagian dari hal khusus yang ditawarkan sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan kebiasaan dan karakter siswa. Melalui kegiatan keagamaan yang dilakukan secara terarah, siswa mendapatkan pengalaman untuk menjalankan kewajiban secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain Tahfidz dan ibadah, program pembelajaran pesantren juga mencakup Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, pendidikan akademik dan pendidikan keagamaan dapat berjalan secara berdampingan. Siswa tidak hanya diarahkan untuk mengembangkan pengetahuan umum, tetapi juga mendapatkan pembelajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai agama dan akhlak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kedisiplinan Tanpa Sanksi Fisik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu aspek penting dalam sistem kedisiplinan SMA Al Ma\u2019soem adalah penerapan sanksi yang tidak menggunakan hukuman fisik. Dalam materi sekolah disebutkan bahwa sistem kedisiplinan menggunakan <strong>sistem point<\/strong>. Namun, terdapat sejumlah pelanggaran berat yang langsung mendapatkan sanksi tanpa tahapan, seperti narkoba, asusila, mencontek, tindakan kriminal, dan menjadi pemukul pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa kedisiplinan memiliki aturan dan konsekuensi yang jelas. Siswa perlu memahami bahwa setiap tindakan memiliki tanggung jawab. Di sisi lain, tidak adanya sanksi fisik menunjukkan bahwa penegakan kedisiplinan dilakukan melalui sistem aturan dan poin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kejelasan aturan dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang tertib. Siswa mengetahui batasan perilaku yang ditetapkan sekolah serta konsekuensi terhadap pelanggaran tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ekstrakurikuler untuk Mengembangkan Kemandirian<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikan dan kedisiplinan di SMA Al Ma\u2019soem juga tidak terbatas pada kegiatan belajar di kelas. Sekolah menyediakan berbagai ekstrakurikuler dan menetapkan bahwa siswa wajib memilih minimal satu kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, terdapat Tes Kemandirian dan Tes Bidang Keagamaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar pelajaran utama. Kewajiban memilih setidaknya satu ekstrakurikuler juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar berkomitmen terhadap kegiatan yang dipilihnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Tes Kemandirian menunjukkan adanya perhatian terhadap aspek kemampuan siswa dalam menjalankan tanggung jawab. Hal tersebut sejalan dengan karakter PINTER yang mencakup pribadi cerdas, adaptif, dan mandiri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Olahraga Dilakukan Secara Praktik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan pendidikan SMA Al Ma\u2019soem juga terlihat dalam pembelajaran olahraga. Materi sekolah menyebutkan bahwa pelajaran olahraga dilakukan <strong>langsung praktik<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembelajaran melalui praktik memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Dalam konteks kedisiplinan, kegiatan olahraga juga dapat menjadi bagian dari proses belajar mengenai keteraturan, mengikuti instruksi, dan menjalankan aktivitas sesuai ketentuan pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekolah juga memiliki berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas siswa, seperti sarana olahraga, lapang panahan, masjid, ruang multimedia, laboratorium, reading corner, studio mini dan podcast, serta fasilitas lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Boarding School Membentuk Rutinitas yang Lebih Terarah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi siswa yang mengikuti program boarding, proses pendidikan tidak hanya berlangsung selama kegiatan sekolah. Materi SMA Al Ma\u2019soem mencantumkan fasilitas pondok putra dan putri yang terpisah, kamar berkapasitas empat sampai enam orang dengan kamar mandi di dalam, laundry dan catering, keamanan 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, dan fasilitas olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sistem boarding, rutinitas siswa berada dalam lingkungan pendidikan yang lebih terstruktur. Hal tersebut dapat mendukung pembiasaan tanggung jawab dan kemandirian, terutama karena siswa menjalani kegiatan pendidikan sekaligus kehidupan asrama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembelajaran pesantren juga menjadi bagian dari program boarding dengan materi seperti Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kelas Internasional Memperluas Kompetensi Siswa<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SMA Al Ma\u2019soem juga menyediakan Kelas Internasional yang menggabungkan pembelajaran bilingual, kurikulum terintegrasi, Intensive English Course atau IEC, serta standar Cambridge. Program ini juga mencakup native English teacher dan extended English learning hours.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi Kelas Internasional menjelaskan bahwa program tersebut diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki wawasan global, cerdas, dan kompeten melalui pendidikan tingkat menengah berstandar internasional. Fokusnya meliputi kemampuan bahasa Inggris, keunggulan akademik, dan nilai moral yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut memperlihatkan bahwa konsep kedisiplinan di SMA Al Ma\u2019soem tidak berdiri sendiri. Kedisiplinan menjadi salah satu fondasi untuk mendukung siswa dalam mengikuti berbagai bentuk pendidikan, termasuk pendidikan yang menggunakan pendekatan internasional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fasilitas Mendukung Proses Pendidikan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lingkungan belajar juga menjadi bagian dari upaya memadukan pendidikan dan kedisiplinan. SMA Al Ma\u2019soem menyediakan fasilitas seperti masjid, dome, ruang konselor, ruang seminar, ruang multimedia, kantin, minimarket, WiFi, CCTV, studio mini dan podcast, reading corner, sarana olahraga, serta laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia, dan bahasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fasilitas tersebut menyediakan ruang bagi siswa untuk belajar, berdiskusi, mengembangkan keterampilan, menjalankan kegiatan keagamaan, serta memperoleh pendampingan. Kehadiran ruang konselor juga menunjukkan adanya fasilitas yang berkaitan dengan dukungan terhadap siswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan lingkungan yang dilengkapi berbagai fasilitas, kegiatan pendidikan dapat berlangsung dalam berbagai bentuk. Siswa memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan, minat, dan karakter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, bagaimana SMA Al Ma\u2019soem memadukan pendidikan dan kedisiplinan dalam kegiatan belajar siswa? Jawabannya dapat dilihat dari berbagai program yang berjalan secara terpadu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikan di SMA Al Ma\u2019soem tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga memasukkan pembentukan akhlak, kedisiplinan, kemandirian, ketakwaan, dan kemampuan beradaptasi. Nilai CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER menjadi gambaran karakter yang ingin dibentuk, yaitu siswa yang takwa, disiplin, tangguh, berakhlak, jujur, bermanfaat, cerdas, adaptif, dan mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perpaduan tersebut diterapkan melalui kegiatan belajar yang terarah, tidak adanya jam kosong, kelas interaktif, program keagamaan, Tahfidz, ekstrakurikuler, pembelajaran olahraga secara praktik, serta sistem kedisiplinan berbasis poin tanpa sanksi fisik. Untuk siswa boarding, pembentukan kebiasaan juga didukung oleh lingkungan pesantren dan berbagai fasilitas asrama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Kelas Internasional memberikan pengalaman pendidikan dengan pembelajaran bilingual, kurikulum terintegrasi, standar Cambridge, native English teacher, dan waktu belajar bahasa Inggris yang lebih panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pendekatan tersebut, SMA Al Ma\u2019soem menempatkan kedisiplinan bukan sekadar sebagai aturan yang harus dipatuhi, melainkan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. Pendidikan diarahkan untuk menghasilkan siswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kemandirian, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pada masa ini, siswa juga perlu dibentuk menjadi pribadi yang memiliki tanggung jawab, kemandirian, akhlak yang baik, serta kemampuan untuk menerapkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan oleh SMA Al Ma\u2019soem melalui konsep pendidikan yang memadukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":36263,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Bagaimana SMA Al Ma\u2019soem Memadukan Pendidikan dan Kedisiplinan dalam Kegiatan Belajar Siswa? - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pada masa ini, siswa juga perlu dibentuk menjadi pribadi yan"},"_slim_seo_primary_term_category":12,"_slim_seo_primary_term_post_tag":7081,"footnotes":""},"categories":[12,1],"tags":[7008,4229,7081],"class_list":["post-36370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-uncategorized","tag-boardingschool","tag-kedisiplinan","tag-smaalmasoem"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1.jpg",735,490,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1.jpg",735,490,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1.jpg",735,490,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1.jpg",735,490,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1.jpg",735,490,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1-18x12.jpg",18,12,true]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pada masa ini, siswa juga perlu dibentuk menjadi pribadi yang memiliki tanggung jawab, kemandirian, akhlak yang baik, serta kemampuan untuk menerapkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan oleh SMA Al Ma\u2019soem melalui konsep pendidikan yang memadukan prestasi, karakter, keagamaan, dan kedisiplinan. SMA Al Ma\u2019soem hadir sebagai Full Day &amp; Boarding School dengan sejumlah program pendidikan yang dirancang untuk mendukung perkembangan siswa. Dalam materi penerimaan siswa Tahun Ajaran 2027\u20132028, sekolah mencantumkan Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher,&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>, <a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/uncategorized\/\" rel=\"category tag\">Umum<\/a>","author_info_v2":{"name":"Penulis 4","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"},{"value":1,"label":"Umum"}],"post_tag":[{"value":7008,"label":"BoardingSchool"},{"value":4229,"label":"kedisiplinan"},{"value":7081,"label":"smaalmasoem"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/158189005656112174-1.jpg",735,490,false],"author_info":{"display_name":"Penulis 4","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":8604,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":8604,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0},{"term_id":1,"name":"Umum","slug":"uncategorized","term_group":0,"term_taxonomy_id":1,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":3270,"filter":"raw","cat_ID":1,"category_count":3270,"category_description":"","cat_name":"Umum","category_nicename":"uncategorized","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":7008,"name":"BoardingSchool","slug":"boardingschool","term_group":0,"term_taxonomy_id":7008,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":382,"filter":"raw"},{"term_id":4229,"name":"kedisiplinan","slug":"kedisiplinan","term_group":0,"term_taxonomy_id":4229,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":17,"filter":"raw"},{"term_id":7081,"name":"smaalmasoem","slug":"smaalmasoem","term_group":0,"term_taxonomy_id":7081,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":638,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36370"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36370\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36373,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36370\/revisions\/36373"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}