{"id":23348,"date":"2026-09-07T14:43:48","date_gmt":"2026-09-07T06:43:48","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=23348"},"modified":"2026-09-07T15:12:19","modified_gmt":"2026-09-07T07:12:19","slug":"bagaimana-future-skills-di-smp-al-masoem-membentuk-siswa-cageur-bageur-pinter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/bagaimana-future-skills-di-smp-al-masoem-membentuk-siswa-cageur-bageur-pinter\/","title":{"rendered":"Bagaimana Future Skills di SMP Al Ma\u2019soem Membentuk Siswa CAGEUR BAGEUR PINTER?"},"content":{"rendered":"<p>Memasuki jenjang SMP, siswa tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik untuk mengikuti pelajaran di sekolah. Mereka juga mulai menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Karena itu, pendidikan pada jenjang SMP dapat menjadi tahap penting untuk membangun kebiasaan dan kemampuan yang akan digunakan siswa dalam menghadapi lingkungan yang terus berkembang. SMP Al Ma\u2019soem membawa konsep <strong>Future Skills<\/strong> sebagai salah satu bagian yang ditonjolkan dalam program pendidikannya, bersama dengan konsep \u201cCAGEUR BAGEUR PINTER\u201d.<\/p>\n<p>Konsep tersebut menjadi menarik karena pendidikan siswa tidak hanya dilihat dari pencapaian akademik. Dalam materi pengenalan SMP Al Ma\u2019soem, sekolah juga menekankan pembentukan generasi dengan nilai takwa, disiplin dan tangguh, akhlak, jujur dan manfaat, serta cerdas, adaptif dan mandiri. Dengan berbagai nilai tersebut, proses pendidikan diarahkan untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada siswa selama berada di lingkungan sekolah.<\/p>\n<h2>Apa yang Dimaksud dengan Future Skills di SMP Al Ma\u2019soem?<\/h2>\n<p>Future Skills merupakan salah satu konsep yang tercantum dalam materi pengenalan SMP Al Ma\u2019soem. Brosur sekolah menampilkan Future Skills bersama dengan \u201cCAGEUR BAGEUR PINTER\u201d, tetapi tidak memberikan daftar khusus mengenai keterampilan apa saja yang secara resmi masuk ke dalam kategori Future Skills tersebut. Karena itu, pembahasan mengenai Future Skills dalam artikel ini berangkat dari konsep dan nilai yang memang dicantumkan dalam materi sekolah, tanpa menambahkan daftar program khusus yang tidak tercantum.<\/p>\n<p>Kehadiran konsep tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap kemampuan siswa yang lebih luas. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan seberapa banyak materi yang dapat dipahami, tetapi juga bagaimana siswa membangun karakter dan kemampuan untuk menjalani berbagai pengalaman. Hal tersebut kemudian diperkuat melalui sejumlah program sekolah, seperti Kurikulum Holistik, kegiatan kokurikuler, peminatan olimpiade, kelas internasional, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler.<\/p>\n<h2>Mengapa Siswa SMP Perlu Memiliki Kemampuan yang Lebih Beragam?<\/h2>\n<p>Jenjang SMP merupakan masa ketika siswa mulai memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan ketika berada di sekolah dasar. Mereka mulai menghadapi materi pelajaran yang lebih kompleks, lingkungan pertemanan yang semakin luas, serta berbagai kegiatan yang membutuhkan kemandirian. Dalam kondisi tersebut, kemampuan akademik tetap penting, tetapi siswa juga membutuhkan kebiasaan yang membantu mereka menghadapi berbagai situasi.<\/p>\n<p>Konsep Future Skills dapat ditempatkan dalam konteks tersebut. Siswa tidak hanya diarahkan untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang mendukung proses perkembangannya. SMP Al Ma\u2019soem secara khusus mencantumkan nilai <strong>cerdas, adaptif, dan mandiri<\/strong> sebagai salah satu bagian dari pembentukan generasi. Ketiga nilai tersebut memiliki kaitan dengan kemampuan siswa dalam belajar, menyesuaikan diri, dan bertanggung jawab terhadap proses yang dijalaninya.<\/p>\n<h2>CAGEUR BAGEUR PINTER sebagai Gambaran Karakter Siswa<\/h2>\n<p>Istilah <strong>CAGEUR BAGEUR PINTER<\/strong> menjadi salah satu ungkapan yang digunakan dalam materi pengenalan SMP Al Ma\u2019soem. Secara sederhana, istilah tersebut menggambarkan gagasan mengenai siswa yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki kualitas diri yang baik. Namun, brosur tidak memberikan penjabaran resmi kata per kata mengenai indikator khusus dari istilah tersebut.<\/p>\n<p>Konsep ini dapat dilihat bersama dengan bagian \u201cMembentuk Generasi\u201d yang memuat nilai-nilai takwa, disiplin dan tangguh, akhlak, jujur dan manfaat, serta cerdas, adaptif dan mandiri. Dengan demikian, CAGEUR BAGEUR PINTER dapat dipahami dalam konteks yang lebih luas sebagai bagian dari gambaran karakter siswa yang ingin dibentuk melalui lingkungan pendidikan SMP Al Ma\u2019soem.<\/p>\n<h2>Cerdas Tidak Hanya Berarti Mendapat Nilai Tinggi<\/h2>\n<p>Kemampuan akademik tentu menjadi bagian penting dalam pendidikan. Siswa membutuhkan kemampuan memahami materi, mengerjakan tugas, dan mengikuti proses pembelajaran dengan baik. SMP Al Ma\u2019soem juga menyediakan program seperti peminatan olimpiade yang dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademiknya.<\/p>\n<p>Namun, konsep pembentukan generasi yang dicantumkan sekolah juga memasukkan aspek adaptif dan mandiri. Artinya, kecerdasan ditempatkan bersama dengan kemampuan lain yang mendukung perkembangan siswa. Seseorang dapat memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi tetap membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan, menyelesaikan tanggung jawab, dan mengambil peran dalam berbagai kegiatan.<\/p>\n<p>Hal tersebut membuat konsep pendidikan menjadi lebih luas. Siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman ketika mengikuti pelajaran, tetapi juga ketika mengikuti kegiatan lain yang menjadi bagian dari kehidupan sekolah.<\/p>\n<h2>Membentuk Siswa yang Adaptif<\/h2>\n<p>Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu nilai yang secara langsung tercantum dalam konsep pembentukan generasi SMP Al Ma\u2019soem. Siswa berada dalam lingkungan yang terus memberikan pengalaman baru, mulai dari pembelajaran, kegiatan kokurikuler, ekstrakurikuler, hingga interaksi dengan teman dan guru.<\/p>\n<p>Program kokurikuler SMP Al Ma\u2019soem sendiri memiliki banyak tema, seperti Math Day, Sains Day, Cooking Day, Expression Day, Sport Day, English Day, Career Day, Batik Day, Independence Day, serta Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda. Variasi tersebut memberikan siswa kesempatan untuk mengikuti kegiatan dengan karakter yang berbeda-beda.<\/p>\n<p>Dari pengalaman tersebut, siswa dapat terbiasa menghadapi aktivitas yang tidak selalu sama. Mereka dapat mengenal bidang yang berbeda dan berinteraksi dalam berbagai situasi di lingkungan sekolah. Inilah yang membuat keberagaman program dapat menjadi bagian dari pengalaman pendidikan yang mendukung perkembangan siswa.<\/p>\n<h2>Kemandirian sebagai Bagian dari Pendidikan<\/h2>\n<p>Selain adaptif, mandiri juga menjadi nilai yang tercantum dalam pembentukan generasi SMP Al Ma\u2019soem. Kemandirian menjadi semakin relevan ketika siswa mengikuti berbagai aktivitas sekolah yang mengharuskan mereka menjalankan tanggung jawab masing-masing.<\/p>\n<p>Bagi siswa yang mengikuti program <strong>Boarding School<\/strong>, pengalaman kemandirian juga hadir dalam lingkungan pesantren. Brosur SMP Al Ma\u2019soem mencantumkan fasilitas pesantren, pemisahan asrama putra dan putri, kamar berkapasitas 4\u20136 siswa dengan kamar mandi, laundry dan katering, keamanan 24 jam, CCTV, internet, serta sistem informasi siswa berbasis Android. Lingkungan tersebut menjadi bagian dari pengalaman pendidikan bagi siswa yang memilih program boarding.<\/p>\n<p>Sementara itu, siswa reguler juga tetap mendapatkan berbagai kegiatan sekolah yang membutuhkan keterlibatan dan tanggung jawab. Dengan demikian, kemandirian tidak hanya berkaitan dengan kehidupan di asrama, tetapi juga dapat berkembang melalui berbagai aktivitas yang dijalani siswa.<\/p>\n<h2>Future Skills Didukung melalui Kegiatan yang Beragam<\/h2>\n<p>Konsep Future Skills akan lebih mudah dipahami jika dilihat bersama keseluruhan program sekolah. SMP Al Ma\u2019soem tidak hanya memiliki kegiatan pembelajaran utama, tetapi juga mencantumkan 10 kokurikuler, ekstrakurikuler, peminatan olimpiade, kelas internasional, program tahfidz, dan beasiswa akademik maupun nonakademik.<\/p>\n<p>Keberagaman tersebut memberikan siswa banyak pilihan pengalaman. Ada kegiatan yang berhubungan dengan akademik, bahasa, olahraga, budaya, keagamaan, kreativitas, keterampilan praktis, dan pengenalan karier. Setiap aktivitas dapat memberikan pengalaman yang berbeda sehingga kehidupan siswa di sekolah tidak hanya berpusat pada satu jenis kegiatan.<\/p>\n<h2>Bagaimana Nilai CAGEUR BAGEUR PINTER Diterapkan dalam Kehidupan Sekolah?<\/h2>\n<p>Konsep karakter tidak hanya dapat dilihat dari slogan yang tercantum dalam materi sekolah, tetapi juga dari berbagai kebiasaan dan aturan yang diterapkan dalam lingkungan pendidikan. SMP Al Ma\u2019soem, misalnya, menerapkan sistem poin dalam kedisiplinan siswa dan tidak menggunakan hukuman fisik. Brosur juga mencantumkan adanya sanksi langsung untuk sejumlah pelanggaran berat.<\/p>\n<p>Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa kedisiplinan menjadi salah satu bagian dari kehidupan sekolah. Nilai disiplin dan tangguh juga tercantum secara langsung dalam bagian \u201cMembentuk Generasi\u201d. Dengan demikian, pembentukan karakter tidak hanya ditempatkan sebagai konsep, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana siswa menjalani aturan dan tanggung jawab selama berada di lingkungan sekolah.<\/p>\n<h2>Mengapa Konsep Ini Relevan untuk Siswa Masa Kini?<\/h2>\n<p>Siswa saat ini tumbuh dalam lingkungan yang mengalami perubahan cukup cepat. Mereka akan menghadapi berbagai perkembangan dalam pendidikan, teknologi, dunia kerja, dan kehidupan sosial. Karena itu, kemampuan untuk belajar dan menyesuaikan diri menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.<\/p>\n<p>Future Skills yang diperkenalkan SMP Al Ma\u2019soem dapat dilihat sebagai bagian dari upaya sekolah memberikan perhatian terhadap kemampuan siswa di luar pembelajaran akademik. Konsep tersebut berjalan bersama nilai cerdas, adaptif, dan mandiri serta berbagai kegiatan yang memberikan pengalaman berbeda kepada siswa.<\/p>\n<p>Dengan pendekatan tersebut, \u201cCAGEUR BAGEUR PINTER\u201d bukan hanya menjadi sebuah istilah yang muncul dalam materi pengenalan sekolah. Konsep tersebut ditempatkan bersama berbagai nilai dan program yang menggambarkan bagaimana SMP Al Ma\u2019soem ingin membentuk generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter. Future Skills, kegiatan kokurikuler, program pengembangan potensi, serta lingkungan sekolah yang beragam menjadi bagian dari pengalaman yang dapat mendukung proses tersebut.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memasuki jenjang SMP, siswa tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik untuk mengikuti pelajaran di sekolah. Mereka juga mulai menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Karena itu, pendidikan pada jenjang SMP dapat menjadi tahap penting untuk membangun kebiasaan dan kemampuan yang akan digunakan siswa dalam menghadapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":21883,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Bagaimana Future Skills di SMP Al Ma\u2019soem Membentuk Siswa CAGEUR BAGEUR PINTER? - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Memasuki jenjang SMP, siswa tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik untuk mengikuti pelajaran di sekolah. Mereka juga mulai menghadapi berbagai situasi yang"},"_slim_seo_primary_term_category":12,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12,1],"tags":[6975,7025,7042],"class_list":["post-23348","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-uncategorized","tag-cageurbageurpinter","tag-futureskills","tag-pendidikansmp"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp.jpg",678,452,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp.jpg",678,452,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp.jpg",678,452,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp.jpg",678,452,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp.jpg",678,452,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp-18x12.jpg",18,12,true]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Memasuki jenjang SMP, siswa tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik untuk mengikuti pelajaran di sekolah. Mereka juga mulai menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Karena itu, pendidikan pada jenjang SMP dapat menjadi tahap penting untuk membangun kebiasaan dan kemampuan yang akan digunakan siswa dalam menghadapi lingkungan yang terus berkembang. SMP Al Ma\u2019soem membawa konsep Future Skills sebagai salah satu bagian yang ditonjolkan dalam program pendidikannya, bersama dengan konsep \u201cCAGEUR BAGEUR PINTER\u201d. Konsep tersebut menjadi menarik karena pendidikan siswa tidak hanya dilihat dari pencapaian akademik. Dalam materi pengenalan SMP Al Ma\u2019soem,&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>, <a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/uncategorized\/\" rel=\"category tag\">Umum<\/a>","author_info_v2":{"name":"Penulis 5","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"},{"value":1,"label":"Umum"}],"post_tag":[{"value":6975,"label":"CageurBageurPinter"},{"value":7025,"label":"FutureSkills"},{"value":7042,"label":"PendidikanSMP"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-smp.jpg",678,452,false],"author_info":{"display_name":"Penulis 5","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":13539,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":13539,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0},{"term_id":1,"name":"Umum","slug":"uncategorized","term_group":0,"term_taxonomy_id":1,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":6077,"filter":"raw","cat_ID":1,"category_count":6077,"category_description":"","cat_name":"Umum","category_nicename":"uncategorized","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":6975,"name":"CageurBageurPinter","slug":"cageurbageurpinter","term_group":0,"term_taxonomy_id":6975,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":82,"filter":"raw"},{"term_id":7025,"name":"FutureSkills","slug":"futureskills","term_group":0,"term_taxonomy_id":7025,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":43,"filter":"raw"},{"term_id":7042,"name":"PendidikanSMP","slug":"pendidikansmp","term_group":0,"term_taxonomy_id":7042,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":162,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23348"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23356,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23348\/revisions\/23356"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21883"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}