{"id":17095,"date":"2025-10-20T10:35:37","date_gmt":"2025-10-20T02:35:37","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=17095"},"modified":"2025-10-20T10:35:44","modified_gmt":"2025-10-20T02:35:44","slug":"filosofi-al-masoem-dan-implikasinya-bagi-santri-di-hari-santri-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/filosofi-al-masoem-dan-implikasinya-bagi-santri-di-hari-santri-2025\/","title":{"rendered":"Filosofi Al Masoem dan Implikasinya bagi Santri di Hari Santri 2025"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"296\" data-end=\"822\">Setiap tanggal <strong data-start=\"311\" data-end=\"325\">22 Oktober<\/strong>, Indonesia memperingati <strong data-start=\"350\" data-end=\"374\">Hari Santri Nasional<\/strong> \u2014 momen refleksi bagi seluruh pesantren dan lembaga pendidikan Islam untuk melihat sejauh mana peran santri dalam membangun bangsa. Tahun ini, <strong data-start=\"518\" data-end=\"538\">Hari Santri 2025<\/strong> mengusung semangat baru: santri yang tidak hanya saleh dan berilmu, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.<br data-start=\"652\" data-end=\"655\" \/>Di tengah semangat itu, <strong data-start=\"679\" data-end=\"708\">Yayasan Al Masoem Bandung<\/strong> menegaskan kembali nilai-nilai dasarnya yang sejak lama menjadi fondasi pendidikan: <strong data-start=\"793\" data-end=\"822\">\u201cCageur, Bageur, Pinter.\u201d<\/strong><\/p>\n<h3 data-start=\"829\" data-end=\"873\"><strong data-start=\"833\" data-end=\"873\">Filosofi yang Bukan Sekadar Semboyan<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"875\" data-end=\"1006\">Di <strong data-start=\"878\" data-end=\"891\">Al Masoem<\/strong>, tiga kata sederhana ini bukan hanya jargon, tetapi <strong data-start=\"944\" data-end=\"973\">arah pembentukan karakter<\/strong> bagi seluruh siswa dan santri.<\/p>\n<ul data-start=\"1007\" data-end=\"1220\">\n<li data-start=\"1007\" data-end=\"1071\">\n<p data-start=\"1009\" data-end=\"1071\"><strong data-start=\"1009\" data-end=\"1019\">Cageur<\/strong> berarti sehat, baik secara jasmani maupun rohani.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1072\" data-end=\"1145\">\n<p data-start=\"1074\" data-end=\"1145\"><strong data-start=\"1074\" data-end=\"1084\">Bageur<\/strong> berarti berakhlak mulia, berperilaku baik terhadap sesama.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1146\" data-end=\"1220\">\n<p data-start=\"1148\" data-end=\"1220\"><strong data-start=\"1148\" data-end=\"1158\">Pinter<\/strong> berarti cerdas, kritis, dan memiliki kemampuan berpikir luas.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1222\" data-end=\"1638\">Tiga nilai ini saling melengkapi, menciptakan keseimbangan antara <strong data-start=\"1288\" data-end=\"1328\">pengetahuan, akhlak, dan kemandirian<\/strong>.<br data-start=\"1329\" data-end=\"1332\" \/>Dalam praktiknya, pendidikan di <strong data-start=\"1364\" data-end=\"1387\">Pesantren Al Masoem<\/strong> tidak hanya menekankan penguasaan ilmu agama dan akademik, tetapi juga <strong data-start=\"1459\" data-end=\"1514\">pembiasaan sikap hidup sehat, santun, dan produktif<\/strong>.<br data-start=\"1515\" data-end=\"1518\" \/>Santri diajarkan bahwa kecerdasan tidak berarti apa-apa jika tidak diimbangi dengan moral yang baik dan tubuh yang kuat.<\/p>\n<h3 data-start=\"1645\" data-end=\"1696\"><strong data-start=\"1649\" data-end=\"1696\">Menanam Karakter di Setiap Aktivitas Santri<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1698\" data-end=\"1992\">Filosofi \u201cCageur, Bageur, Pinter\u201d diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan <strong data-start=\"1785\" data-end=\"1815\">pesantren modern Al Masoem<\/strong>.<br data-start=\"1816\" data-end=\"1819\" \/>Mulai dari bangun pagi, salat berjamaah, belajar di kelas, hingga kegiatan ekstrakurikuler \u2014 semuanya dirancang agar santri <strong data-start=\"1943\" data-end=\"1992\">belajar tanggung jawab, disiplin, dan empati.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1994\" data-end=\"2618\">Misalnya, dalam program <strong data-start=\"2018\" data-end=\"2038\">asrama Al Masoem<\/strong>, setiap santri memiliki jadwal kebersihan dan piket kamar yang teratur. Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan latihan nyata untuk menjadi \u201cCageur\u201d: menjaga kebersihan diri dan lingkungan.<br data-start=\"2227\" data-end=\"2230\" \/>Dalam interaksi sosial, para guru menekankan pentingnya <strong data-start=\"2286\" data-end=\"2298\">\u201cBageur\u201d<\/strong> \u2014 berbicara dengan sopan, menghormati yang lebih tua, dan menolong sesama teman.<br data-start=\"2379\" data-end=\"2382\" \/>Sedangkan semangat <strong data-start=\"2401\" data-end=\"2413\">\u201cPinter\u201d<\/strong> tercermin dalam dukungan akademik dan kegiatan sains modern seperti <strong data-start=\"2482\" data-end=\"2540\">robotik, olimpiade, coding class, dan literasi digital<\/strong> yang menjadi ciri khas <strong data-start=\"2564\" data-end=\"2577\">Al Masoem<\/strong> sebagai <strong data-start=\"2586\" data-end=\"2618\">pesantren modern di Bandung.<\/strong><\/p>\n<h3 data-start=\"2625\" data-end=\"2681\"><strong data-start=\"2629\" data-end=\"2681\">Al Masoem: Pesantren Modern yang Menjaga Tradisi<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2683\" data-end=\"3047\">Salah satu keunikan <strong data-start=\"2703\" data-end=\"2716\">Al Masoem<\/strong> adalah kemampuannya <strong data-start=\"2737\" data-end=\"2811\">menjembatani tradisi pesantren klasik dengan sistem pendidikan modern.<\/strong><br data-start=\"2811\" data-end=\"2814\" \/>Di satu sisi, santri tetap belajar kitab kuning, tafsir, dan fiqih dengan metode talaqqi dan bimbingan ustaz.<br data-start=\"2923\" data-end=\"2926\" \/>Namun di sisi lain, mereka juga mengikuti kurikulum nasional lengkap dengan pelajaran sains, teknologi, dan bahasa asing.<\/p>\n<p data-start=\"3049\" data-end=\"3501\">Keseimbangan inilah yang membuat <strong data-start=\"3082\" data-end=\"3095\">Al Masoem<\/strong> sering disebut sebagai <strong data-start=\"3119\" data-end=\"3160\">model pesantren modern di Jawa Barat.<\/strong><br data-start=\"3160\" data-end=\"3163\" \/>Pendidikan berbasis karakter dijalankan berdampingan dengan inovasi teknologi dan metode pembelajaran digital.<br data-start=\"3273\" data-end=\"3276\" \/>Hal ini sejalan dengan tema besar <strong data-start=\"3310\" data-end=\"3330\">Hari Santri 2025<\/strong>, yaitu <em data-start=\"3338\" data-end=\"3384\">\u201cSantri Siaga Jiwa dan Raga di Era Digital.\u201d<\/em><br data-start=\"3384\" data-end=\"3387\" \/>Santri diharapkan tidak hanya tangguh dalam iman, tetapi juga <strong data-start=\"3449\" data-end=\"3501\">tanggap terhadap perubahan sosial dan teknologi.<\/strong><\/p>\n<h3 data-start=\"3508\" data-end=\"3561\"><strong data-start=\"3512\" data-end=\"3561\">Hari Santri 2025 dan Relevansi Nilai Karakter<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3563\" data-end=\"3936\">Peringatan <strong data-start=\"3574\" data-end=\"3594\">Hari Santri 2025<\/strong> menjadi momentum penting bagi lembaga seperti <strong data-start=\"3641\" data-end=\"3654\">Al Masoem<\/strong> untuk menegaskan kembali makna <strong data-start=\"3686\" data-end=\"3713\">pendidikan berkarakter.<\/strong><br data-start=\"3713\" data-end=\"3716\" \/>Di tengah dunia yang semakin cepat berubah, tantangan santri bukan lagi sekadar menghafal pelajaran, tetapi <strong data-start=\"3824\" data-end=\"3868\">menjaga nilai di tengah arus modernitas.<\/strong><br data-start=\"3868\" data-end=\"3871\" \/>Di sinilah nilai <strong data-start=\"3888\" data-end=\"3916\">\u201cCageur, Bageur, Pinter\u201d<\/strong> menjadi pegangan.<\/p>\n<ul data-start=\"3937\" data-end=\"4197\">\n<li data-start=\"3937\" data-end=\"4023\">\n<p data-start=\"3939\" data-end=\"4023\"><em data-start=\"3939\" data-end=\"3947\">Cageur<\/em> mengajarkan pentingnya kesehatan mental dan fisik di era tekanan digital.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4024\" data-end=\"4097\">\n<p data-start=\"4026\" data-end=\"4097\"><em data-start=\"4026\" data-end=\"4034\">Bageur<\/em> mengingatkan pentingnya adab dalam komunikasi di dunia maya.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"4098\" data-end=\"4197\">\n<p data-start=\"4100\" data-end=\"4197\"><em data-start=\"4100\" data-end=\"4108\">Pinter<\/em> menuntun santri agar kritis dan mampu berkontribusi positif melalui sains dan teknologi.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"4199\" data-end=\"4512\">Dengan pendekatan tersebut, <strong data-start=\"4227\" data-end=\"4240\">Al Masoem<\/strong> berhasil melahirkan generasi santri yang <strong data-start=\"4282\" data-end=\"4388\">berakhlak baik, berprestasi akademik tinggi, dan siap menghadapi dunia kerja maupun pendidikan tinggi.<\/strong><br data-start=\"4388\" data-end=\"4391\" \/>Buktinya, setiap tahun puluhan santri <strong data-start=\"4429\" data-end=\"4512\">Al Masoem diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan universitas ternama.<\/strong><\/p>\n<h3 data-start=\"4519\" data-end=\"4560\"><strong data-start=\"4523\" data-end=\"4560\">Karakter yang Hidup di Luar Kelas<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4562\" data-end=\"5041\">Yang menarik, semangat \u201cCageur, Bageur, Pinter\u201d tidak berhenti di ruang kelas.<br data-start=\"4640\" data-end=\"4643\" \/>Nilai ini terus dihidupkan dalam <strong data-start=\"4676\" data-end=\"4721\">kegiatan sosial dan kewirausahaan santri.<\/strong><br data-start=\"4721\" data-end=\"4724\" \/>Program seperti <strong data-start=\"4740\" data-end=\"4767\">Santripreneur Al Masoem<\/strong>, kegiatan <strong data-start=\"4778\" data-end=\"4794\">bakti sosial<\/strong>, dan <strong data-start=\"4800\" data-end=\"4829\">pelatihan digital kreatif<\/strong> menjadi wadah untuk mengasah kepekaan sosial sekaligus kemandirian.<br data-start=\"4897\" data-end=\"4900\" \/>Dengan begitu, santri belajar bahwa kecerdasan sejati bukan hanya soal nilai ujian, tetapi <strong data-start=\"4991\" data-end=\"5041\">bagaimana ilmunya bermanfaat untuk masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"5043\" data-end=\"5262\">Kegiatan ini juga memperlihatkan wajah baru santri Indonesia: <strong data-start=\"5105\" data-end=\"5171\">aktif, kreatif, tapi tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.<\/strong><br data-start=\"5171\" data-end=\"5174\" \/>Inilah bentuk nyata santri masa kini yang diharapkan oleh semangat <strong data-start=\"5241\" data-end=\"5261\">Hari Santri 2025<\/strong>.<\/p>\n<h3 data-start=\"5269\" data-end=\"5320\"><strong data-start=\"5273\" data-end=\"5320\">Pesan dari Al Masoem untuk Santri Indonesia<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"5322\" data-end=\"5631\">Dalam menyambut <strong data-start=\"5338\" data-end=\"5358\">Hari Santri 2025<\/strong>, pesan <strong data-start=\"5366\" data-end=\"5379\">Al Masoem<\/strong> sangat jelas:<br data-start=\"5393\" data-end=\"5396\" \/>menjadi santri bukan berarti terkungkung dalam tembok pesantren, melainkan menjadi <strong data-start=\"5479\" data-end=\"5521\">cahaya peradaban di tengah masyarakat.<\/strong><br data-start=\"5521\" data-end=\"5524\" \/>Nilai \u201cCageur, Bageur, Pinter\u201d menjadi pedoman agar santri tetap <strong data-start=\"5589\" data-end=\"5631\">berakhlak, berdaya, dan berkontribusi.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"5633\" data-end=\"5941\">Seperti yang sering disampaikan oleh pimpinan <strong data-start=\"5679\" data-end=\"5708\">Yayasan Al Masoem Bandung<\/strong>, pendidikan bukan hanya soal angka di rapor, tapi tentang <strong data-start=\"5767\" data-end=\"5824\">pembentukan karakter yang akan bertahan seumur hidup.<\/strong><br data-start=\"5824\" data-end=\"5827\" \/>Karakter itulah yang akan membawa santri tidak hanya sukses secara akademik, tapi juga <strong data-start=\"5914\" data-end=\"5941\">bermanfaat bagi sesama.<\/strong><strong data-start=\"5952\" data-end=\"5963\">Penutup<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"5965\" data-end=\"6319\">Momentum <strong data-start=\"5974\" data-end=\"5994\">Hari Santri 2025<\/strong> mengingatkan kita bahwa kekuatan pesantren tidak terletak pada megahnya gedung atau modernnya teknologi, melainkan pada <strong data-start=\"6115\" data-end=\"6162\">karakter santri yang terbentuk di dalamnya.<\/strong><br data-start=\"6162\" data-end=\"6165\" \/>Melalui filosofi <strong data-start=\"6182\" data-end=\"6210\">\u201cCageur, Bageur, Pinter\u201d<\/strong>, <strong data-start=\"6212\" data-end=\"6225\">Al Masoem<\/strong> terus membuktikan diri sebagai pesantren modern yang tetap menjaga ruh tradisi dan keislaman.<\/p>\n<p data-start=\"6321\" data-end=\"6559\">Bagi <strong data-start=\"6326\" data-end=\"6339\">Al Masoem<\/strong>, karakter adalah investasi terbaik.<br data-start=\"6375\" data-end=\"6378\" \/>Dan di tengah dunia yang berubah cepat, karakter itulah yang akan memastikan setiap santri tetap berdiri tegak \u2014 sehat, berakhlak, dan cerdas \u2014 sesuai semangat <strong data-start=\"6538\" data-end=\"6559\">Hari Santri 2025.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap tanggal 22 Oktober, Indonesia memperingati Hari Santri Nasional \u2014 momen refleksi bagi seluruh pesantren dan lembaga pendidikan Islam untuk melihat sejauh mana peran santri dalam membangun bangsa. Tahun ini, Hari Santri 2025 mengusung semangat baru: santri yang tidak hanya saleh dan berilmu, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.Di tengah semangat itu, Yayasan Al Masoem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17096,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Karakter \u201cCageur, Bageur, Pinter\u201d: Filosofi Al Masoem dan Implikasinya bagi Santri di Hari Santri 2025","description":"Di tengah semangat itu, Yayasan Al Masoem Bandung menegaskan kembali nilai-nilai dasarnya yang sejak lama menjadi fondasi pendidikan: \u201cCageur, Bageur, Pinter.\u201d"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[161,6203,6446,5812,207,1972,200,6447],"class_list":["post-17095","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-al-masoem","tag-cageur-bageur-pinter","tag-hari-santri-2025","tag-karakter-santri","tag-pendidikan-karakter","tag-pesantren-di-bandung","tag-pesantren-modern","tag-santri-modern"],"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04.jpeg",1280,1600,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04-240x300.jpeg",240,300,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04-768x960.jpeg",768,960,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04-819x1024.jpeg",819,1024,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04-1229x1536.jpeg",1229,1536,true],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04.jpeg",1280,1600,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04.jpeg",10,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Setiap tanggal 22 Oktober, Indonesia memperingati Hari Santri Nasional \u2014 momen refleksi bagi seluruh pesantren dan lembaga pendidikan Islam untuk melihat sejauh mana peran santri dalam membangun bangsa. Tahun ini, Hari Santri 2025 mengusung semangat baru: santri yang tidak hanya saleh dan berilmu, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.Di tengah semangat itu, Yayasan Al Masoem Bandung menegaskan kembali nilai-nilai dasarnya yang sejak lama menjadi fondasi pendidikan: \u201cCageur, Bageur, Pinter.\u201d Filosofi yang Bukan Sekadar Semboyan Di Al Masoem, tiga kata sederhana ini bukan hanya jargon, tetapi arah pembentukan karakter bagi seluruh siswa dan santri. Cageur berarti sehat, baik secara jasmani maupun&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":161,"label":"al masoem"},{"value":6203,"label":"Cageur Bageur Pinter"},{"value":6446,"label":"Hari Santri 2025"},{"value":5812,"label":"karakter santri"},{"value":207,"label":"pendidikan karakter"},{"value":1972,"label":"pesantren di Bandung"},{"value":200,"label":"pesantren modern"},{"value":6447,"label":"santri modern."}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-11.47.04-819x1024.jpeg",819,1024,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":17200,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":17200,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":161,"name":"al masoem","slug":"al-masoem","term_group":0,"term_taxonomy_id":161,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":217,"filter":"raw"},{"term_id":6203,"name":"Cageur Bageur Pinter","slug":"cageur-bageur-pinter","term_group":0,"term_taxonomy_id":6203,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":9,"filter":"raw"},{"term_id":6446,"name":"Hari Santri 2025","slug":"hari-santri-2025","term_group":0,"term_taxonomy_id":6446,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":5812,"name":"karakter santri","slug":"karakter-santri","term_group":0,"term_taxonomy_id":5812,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":4,"filter":"raw"},{"term_id":207,"name":"pendidikan karakter","slug":"pendidikan-karakter","term_group":0,"term_taxonomy_id":207,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":135,"filter":"raw"},{"term_id":1972,"name":"pesantren di Bandung","slug":"pesantren-di-bandung","term_group":0,"term_taxonomy_id":1972,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":9,"filter":"raw"},{"term_id":200,"name":"pesantren modern","slug":"pesantren-modern","term_group":0,"term_taxonomy_id":200,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":74,"filter":"raw"},{"term_id":6447,"name":"santri modern.","slug":"santri-modern","term_group":0,"term_taxonomy_id":6447,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17095","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17095"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17095\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17096"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}