{"id":16617,"date":"2025-07-10T10:26:55","date_gmt":"2025-07-10T02:26:55","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=16617"},"modified":"2025-07-10T10:26:55","modified_gmt":"2025-07-10T02:26:55","slug":"sekolah-bukan-tempat-menghilangkan-karakter-melainkan-membentuknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/sekolah-bukan-tempat-menghilangkan-karakter-melainkan-membentuknya\/","title":{"rendered":"Sekolah Bukan Tempat Menghilangkan Karakter, Melainkan Membentuknya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia pendidikan, terlalu sering kita melihat anak-anak dihakimi karena keunikan mereka\u2014terlalu aktif, terlalu kritis, terlalu pendiam, atau terlalu kreatif. Alih-alih memahami dan mengarahkan potensi ini, banyak sekolah justru berupaya \u201cmerapikan\u201d anak-anak ke dalam cetakan seragam, mengesampingkan karakter bawaan mereka demi kesesuaian dengan standar yang kaku. Padahal, sekolah sejati bukanlah tempat untuk menghapus karakter, melainkan ruang untuk membentuknya menjadi versi terbaik dari diri anak. Di Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem, kami percaya bahwa setiap anak adalah benih unik yang membutuhkan pendekatan khusus untuk berkembang. Artikel ini mengupas pendekatan holistik Al Ma\u2019soem dalam memupuk karakter anak, fakta yang mendukung keberhasilannya, dan ajakan bagi orang tua untuk memilih pendidikan yang merangkul keunikan anak mereka.<\/span><\/p>\n<h2><b>Menghargai Keunikan sebagai Fondasi Kesuksesan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan seringkali terjebak dalam paradigma bahwa kesuksesan hanya diukur dari nilai akademik atau kepatuhan terhadap aturan. Anak yang tidak sesuai dengan standar ini\u2014entah karena terlalu aktif, suka bertanya, atau lebih suka menyendiri\u2014kerap dianggap \u201cbermasalah.\u201d Namun, benarkah perbedaan ini adalah kelemahan? Bukankah anak yang berbicara lantang berpotensi menjadi pemimpin yang karismatik? Bukankah anak yang suka menggambar di sela pelajaran bisa menjadi seniman berbakat? Dan bukankah anak yang pendiam mungkin menyimpan pemikiran mendalam yang kelak mengubah dunia?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya percaya, tugas sekolah adalah melihat potensi di balik keunikan setiap anak, bukan memaksakan keseragaman. Sekolah yang baik tidak mencoba mengubah anak menjadi versi lain dari dirinya, melainkan membantu mereka menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri. Nilai kejujuran, keberanian untuk bertanya, dan kemampuan untuk tetap autentik jauh lebih berharga daripada sekadar nilai sempurna di kertas. Di Al Ma\u2019soem, pendekatan ini diwujudkan melalui pendidikan holistik yang mengintegrasikan akademik, spiritualitas, dan pengembangan karakter, memastikan bahwa setiap anak\u2014dengan segala keunikannya\u2014diberi ruang untuk bersinar.<\/span><\/p>\n<h2><b>Membentuk Karakter melalui Pendidikan Terpadu: Pendekatan Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem Bandung<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia pendidikan modern, pembentukan karakter menjadi salah satu pilar utama yang menentukan keberhasilan jangka panjang seorang peserta didik. Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem Bandung hadir dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, pendidikan akademik, dan pengembangan kepribadian, guna membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.<\/span><\/p>\n<h3><b>Kurikulum Terpadu: Ruang Tumbuh untuk Beragam Potensi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Al Ma\u2019soem menerapkan kurikulum terpadu yang menggabungkan <\/span><b>Kurikulum Nasional<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (Kurtilas untuk jenjang SD dan SMP, serta Kurikulum Merdeka untuk SMA) dengan kurikulum keagamaan dan program pembinaan karakter. Pendekatan ini dirancang agar santri dapat berkembang sesuai potensi dan kecenderungan mereka masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua peserta didik unggul dalam bidang akademik. Untuk itu, Al Ma\u2019soem menyediakan lebih dari 26 kegiatan ekstrakurikuler sebagai ruang alternatif bagi santri untuk berprestasi, mulai dari bidang olahraga (futsal, panahan), seni (kaligrafi, paduan suara), hingga teknologi dan sains (robotik, debat).<\/span><\/p>\n<h3><b>Sistem Poin: Disiplin yang Menginspirasi Refleksi Diri<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu inovasi dalam pembentukan karakter di Al Ma\u2019soem adalah penerapan <\/span><b>sistem poin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yang tidak semata-mata bersifat hukuman, tetapi lebih kepada penguatan nilai dan evaluasi diri. Santri akan memperoleh poin positif untuk sikap dan perilaku baik, seperti ketepatan waktu, kerjasama tim, dan kreativitas. Sebaliknya, pelanggaran ringan dikenai poin negatif yang disertai <\/span><b>konseling reflektif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, bukan sekadar sanksi administratif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem ini terintegrasi dengan pemberian penghargaan <\/span><b>Cageur<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (sehat dan disiplin), <\/span><b>Bageur<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (berakhlak mulia), <\/span><b>Pinter<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (berprestasi akademik), dan <\/span><b>Utama<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (keseluruhan aspek). Dengan cara ini, santri didorong untuk memahami konsekuensi dari setiap tindakan, serta bertanggung jawab atas pilihan mereka sendiri.<\/span><\/p>\n<h3><b>Ekstrakurikuler: Ekspresi Diri sebagai Bagian dari Pendidikan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstrakurikuler di Al Ma\u2019soem bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi bagian integral dari strategi pembinaan karakter. Santri yang aktif dan kompetitif memiliki wadah untuk berkembang melalui berbagai kegiatan seperti sepak bola, basket, hingga panahan. Tim sepakbola Al Ma\u2019soem berhasil menjuarai turnamen internasional di Malaysia (2024), sementara tim basket putri menorehkan prestasi sebagai juara MESSA 2024.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Santri yang cenderung pada kreativitas juga mendapat tempat melalui kegiatan seperti klub kaligrafi, paduan suara, atau desain visual. Sedangkan mereka yang analitis dan rasional dapat berkembang melalui kegiatan seperti robotik dan debat ilmiah. Berdasarkan data internal tahun 2024, <\/span><b>85% santri aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><b>60% diantaranya meraih prestasi tingkat lokal maupun nasional<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014sebuah bukti nyata bahwa setiap bakat mendapat ruang untuk tumbuh.<\/span><\/p>\n<h3><b>Pembinaan Personal oleh Guru dan Wali Asrama<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari sekadar guru, pendidik dan wali asrama di Al Ma\u2019soem berperan sebagai pembimbing dan mitra pertumbuhan karakter santri. Dengan pelatihan khusus dalam pendekatan personal, para pendidik mampu memahami latar belakang psikologis dan sosial santri, serta merespons kebutuhan mereka secara tepat.<\/span><\/p>\n<p><b>Konseling rutin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dilaksanakan untuk membantu santri menghadapi tantangan, seperti rasa rindu rumah (homesick), kesulitan adaptasi, atau hambatan akademik. Pendekatan ini mendapat apresiasi tinggi dari orang tua. Data survei internal 2024 menunjukkan bahwa <\/span><b>92% orang tua menyatakan puas terhadap perkembangan karakter anak mereka<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><b>72% lulusan SD tahun 2025 memilih untuk melanjutkan ke jenjang SMP Al Ma\u2019soem<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap sistem pembinaan yang diterapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga ekosistem pertumbuhan karakter. Dengan kurikulum yang menyeluruh, sistem poin yang membangun refleksi, ekstrakurikuler yang kaya akan variasi, dan pembinaan personal yang berkesinambungan, Al Ma\u2019soem menciptakan ruang di mana setiap santri dapat menjadi <\/span><b>diri mereka yang terbaik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014bukan sekadar mengikuti standar, tetapi melampauinya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Fasilitas Pendukung untuk Pengembangan Karakter Santri Secara Holistik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem percaya bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibentuk melalui kurikulum dan interaksi sosial, tetapi juga ditunjang oleh lingkungan fisik yang dirancang secara menyeluruh. Oleh karena itu, Al Ma\u2019soem menghadirkan berbagai fasilitas modern yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan spiritual, intelektual, emosional, dan fisik santri secara seimbang.<\/span><\/p>\n<h3><b>Asrama Nyaman: Membentuk Kemandirian dan Tanggung Jawab<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asrama merupakan rumah kedua bagi para santri. Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, setiap kamar di Al Ma\u2019soem dirancang dengan kapasitas ideal 4\u20136 santri, dilengkapi kamar mandi dalam dan layanan laundry gratis. Selain itu, sistem pengawasan <\/span><b>CCTV 24 jam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> memberikan rasa tenang bagi santri dan orang tua, tanpa mengganggu ruang privasi dan interaksi sosial yang sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lingkungan asrama yang tertib dan terstruktur ini secara tidak langsung membentuk <\/span><b>kebiasaan hidup mandiri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, kedisiplinan, serta tanggung jawab personal dalam kehidupan sehari-hari\u2014nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi karakter tangguh di masa depan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Fasilitas Olahraga dan Seni: Ruang untuk Ekspresi dan Potensi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di luar ruang kelas, Al Ma\u2019soem menyediakan fasilitas olahraga dan seni yang lengkap untuk mendukung santri mengeksplorasi dan menyalurkan bakat mereka. Tersedia <\/span><b>lapangan futsal, kolam renang terpisah untuk putra dan putri, arena panahan, lapangan basket dan voli<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga <\/span><b>ruang seni<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk kaligrafi dan karya visual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fasilitas ini bukan hanya sarana hiburan, melainkan wadah untuk menanamkan nilai sportivitas, kerja sama tim, ketekunan, dan ekspresi diri. Santri belajar bahwa bakat bukan untuk dipendam, melainkan dikembangkan melalui latihan, dedikasi, dan bimbingan yang tepat.<\/span><\/p>\n<h3><b>Fasilitas Akademik: Mendukung Pembelajaran yang Relevan dan Adaptif<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Al Ma\u2019soem memahami bahwa setiap santri memiliki gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, sekolah menyediakan <\/span><b>laboratorium multimedia, ruang kelas digital interaktif, serta perpustakaan digital<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dilengkapi dengan literatur keislaman, sains, teknologi, dan sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan perangkat teknologi dalam pembelajaran, termasuk <\/span><b>aplikasi tahfidz digital dan analisis hadis berbasis AI<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, memungkinkan santri mengakses informasi dengan cepat dan efisien. Pendekatan ini mendukung perkembangan kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan pemahaman mendalam terhadap ilmu agama maupun umum.<\/span><\/p>\n<h3><b>Kesejahteraan Santri: Pondasi Bagi Kesehatan Jiwa dan Raga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fasilitas fisik yang kuat harus ditopang oleh <\/span><b>pemenuhan kebutuhan dasar yang sehat dan seimbang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Santri Al Ma\u2019soem mendapatkan <\/span><b>makanan halal bergizi tiga kali sehari<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yang disusun oleh ahli gizi agar mendukung pertumbuhan dan konsentrasi belajar. Tersedia pula <\/span><b>poliklinik dan layanan kesehatan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memastikan santri mendapatkan perawatan medis cepat dan profesional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesejahteraan fisik ini secara langsung berdampak pada <\/span><b>stabilitas emosi dan daya tahan belajar santri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, sehingga mereka dapat menjalani seluruh proses pendidikan dengan semangat dan kesiapan optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fasilitas bukan sekadar pelengkap dalam sistem pendidikan; ia adalah elemen strategis dalam pembentukan karakter. Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem merancang lingkungan fisik sebagai bagian integral dari proses pendidikan, memastikan bahwa setiap sudut ruang mendukung tumbuh kembang santri secara holistik. Dengan lingkungan yang aman, nyaman, dan kaya akan kesempatan, Al Ma\u2019soem membuktikan bahwa <\/span><b>karakter unggul dibangun bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga di seluruh pengalaman hidup sehari-hari.<\/b><\/p>\n<h3><b>Mengakui Setiap Potensi Anak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kita siap mengubah cara pandang kita tentang kesuksesan anak? Banyak penelitian menunjukkan bahwa anak-anak berkembang lebih optimal ketika potensi mereka yang beragam\u2014baik akademik maupun non-akademik\u2014diakui dan difasilitasi. Sayangnya, sistem pendidikan kita masih sering terpaku pada peringkat kelas dan capaian nilai, sementara potensi yang muncul di lapangan olahraga, panggung seni, atau ruang diskusi sering kali terabaikan.<\/span><\/p>\n<p><b>Howard Gardner<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Teori Multiple Intelligences<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menekankan bahwa kecerdasan anak itu beragam\u2014bukan hanya logika dan bahasa, tapi juga musikal, kinestetik, hingga interpersonal. <\/span><b>Carol Dweck<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> lewat konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">growth mindset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menunjukkan bahwa ketika anak merasa kemampuannya bisa terus berkembang, mereka menjadi lebih gigih dan percaya diri. Sementara itu, laporan <\/span><b>UNESCO (1996)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> menegaskan bahwa pendidikan ideal bukan hanya tentang &#8220;belajar untuk tahu&#8221;, tapi juga &#8220;belajar menjadi diri sendiri&#8221; dan &#8220;belajar hidup bersama&#8221;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Al Ma\u2019soem, prinsip-prinsip ini diterapkan dalam keseharian. Santri yang pendiam mungkin menemukan suaranya melalui menulis, sementara yang aktif belajar memimpin melalui olahraga. Dengan mengakui keunikan setiap anak, Al Ma\u2019soem membantu mereka membangun karakter yang kuat\u2014kejujuran, keberanian, empati\u2014yang menjadi bekal untuk menghadapi dunia. Prestasi seperti 58% lulusan SMP 2025 yang diterima di PTN favorit, termasuk 15 di ITB, menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya membentuk karakter, tetapi juga membuka peluang akademik dan profesional.<\/span><\/p>\n<h2><b>Menumbuhkan Karakter, Bukan Menghapusnya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekolah bukanlah tempat untuk menghilangkan karakter anak, melainkan taman tempat keunikan mereka dirawat dan diasah menjadi versi terbaik dari diri mereka. Di Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem, Jalan Raya Cipacing No. 22, Jatinangor, Sumedang, setiap anak\u2014entah pemalu, kritis, atau ekspresif\u2014diberi ruang untuk tumbuh melalui kurikulum holistik, sistem disiplin yang suportif, dan fasilitas yang mendukung. Dengan prestasi seperti tingkat kelulusan 100%, hafalan Al-Qur\u2019an, dan kemenangan di kompetisi internasional, Al Ma\u2019soem membuktikan bahwa mengakui keunikan anak adalah kunci menuju kesuksesan sejati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikan anak Anda pendidikan yang memupuk karakter mereka. Daftarkan ke Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem untuk perjalanan pendidikan yang merangkul keunikan dan menyiapkan masa depan gemilang. Hubungi 0811224337 atau 08112340226 untuk informasi pendaftaran tahun ajaran 2025\/2026, atau kunjungi situs resmi kami. Wujudkan potensi terbaik anak Anda sekarang!<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia pendidikan, terlalu sering kita melihat anak-anak dihakimi karena keunikan mereka\u2014terlalu aktif, terlalu kritis, terlalu pendiam, atau terlalu kreatif. Alih-alih memahami dan mengarahkan potensi ini, banyak sekolah justru berupaya \u201cmerapikan\u201d anak-anak ke dalam cetakan seragam, mengesampingkan karakter bawaan mereka demi kesesuaian dengan standar yang kaku. Padahal, sekolah sejati bukanlah tempat untuk menghapus karakter, melainkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14519,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Sekolah Bukan Tempat Menghilangkan Karakter, Melainkan Membentuknya - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Dalam dunia pendidikan, terlalu sering kita melihat anak-anak dihakimi karena keunikan mereka\u2014terlalu aktif, terlalu kritis, terlalu pendiam, atau terlalu kreat"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[6220,6227,6225,6166,6209,6214,5999,753,6228,6226],"class_list":["post-16617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ekstrakurikuler-al-masoem","tag-fasilitas-modern","tag-karakter-anak","tag-keunikan-anak","tag-kurikulum-terpadu","tag-pembinaan-personal","tag-pendidikan-holistik","tag-pengembangan-potensi","tag-pertumbuhan-spiritual","tag-sistem-poin-reflektif"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large.jpg",713,475,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large.jpg",713,475,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large.jpg",713,475,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large.jpg",713,475,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large.jpg",713,475,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large.jpg",18,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Dalam dunia pendidikan, terlalu sering kita melihat anak-anak dihakimi karena keunikan mereka\u2014terlalu aktif, terlalu kritis, terlalu pendiam, atau terlalu kreatif. Alih-alih memahami dan mengarahkan potensi ini, banyak sekolah justru berupaya \u201cmerapikan\u201d anak-anak ke dalam cetakan seragam, mengesampingkan karakter bawaan mereka demi kesesuaian dengan standar yang kaku. Padahal, sekolah sejati bukanlah tempat untuk menghapus karakter, melainkan ruang untuk membentuknya menjadi versi terbaik dari diri anak. Di Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem, kami percaya bahwa setiap anak adalah benih unik yang membutuhkan pendekatan khusus untuk berkembang. Artikel ini mengupas pendekatan holistik Al Ma\u2019soem dalam memupuk karakter anak, fakta yang mendukung keberhasilannya, dan ajakan&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":6220,"label":"ekstrakurikuler Al Ma\u2019soem"},{"value":6227,"label":"fasilitas modern"},{"value":6225,"label":"karakter anak"},{"value":6166,"label":"keunikan anak"},{"value":6209,"label":"kurikulum terpadu"},{"value":6214,"label":"pembinaan personal"},{"value":5999,"label":"pendidikan holistik"},{"value":753,"label":"pengembangan potensi"},{"value":6228,"label":"pertumbuhan spiritual"},{"value":6226,"label":"sistem poin reflektif"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_9472-Large.jpg",713,475,false],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":2792,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":2792,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":6220,"name":"ekstrakurikuler Al Ma\u2019soem","slug":"ekstrakurikuler-al-masoem","term_group":0,"term_taxonomy_id":6220,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":6227,"name":"fasilitas modern","slug":"fasilitas-modern","term_group":0,"term_taxonomy_id":6227,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":4,"filter":"raw"},{"term_id":6225,"name":"karakter anak","slug":"karakter-anak","term_group":0,"term_taxonomy_id":6225,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":6166,"name":"keunikan anak","slug":"keunikan-anak","term_group":0,"term_taxonomy_id":6166,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":4,"filter":"raw"},{"term_id":6209,"name":"kurikulum terpadu","slug":"kurikulum-terpadu","term_group":0,"term_taxonomy_id":6209,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":6214,"name":"pembinaan personal","slug":"pembinaan-personal","term_group":0,"term_taxonomy_id":6214,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":5999,"name":"pendidikan holistik","slug":"pendidikan-holistik","term_group":0,"term_taxonomy_id":5999,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":17,"filter":"raw"},{"term_id":753,"name":"pengembangan potensi","slug":"pengembangan-potensi","term_group":0,"term_taxonomy_id":753,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":5,"filter":"raw"},{"term_id":6228,"name":"pertumbuhan spiritual","slug":"pertumbuhan-spiritual","term_group":0,"term_taxonomy_id":6228,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":6226,"name":"sistem poin reflektif","slug":"sistem-poin-reflektif","term_group":0,"term_taxonomy_id":6226,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16617"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16617\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}