{"id":12661,"date":"2023-06-23T17:14:14","date_gmt":"2023-06-23T09:14:14","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=12661"},"modified":"2023-06-23T17:14:14","modified_gmt":"2023-06-23T09:14:14","slug":"ini-dia-perbedaan-kurikulum-2013-dan-kurikulum-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/ini-dia-perbedaan-kurikulum-2013-dan-kurikulum-merdeka\/","title":{"rendered":"Ini Dia Perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kurikulum pendidikan di Indonesia sudah beberapa kali mengalami perubahan. Terbaru, terdapat Kurikulum Merdeka yang menjadi pengganti dari Kurikulum 2013. Sudah tahu apa saja <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua kurikulum ini memiliki perbedaan untuk setiap tingkatan pendidikan. Di dalam artikel ini, kami akan menjabarkan apa saja perbedaan di antara keduanya untuk setiap tingkatan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SD<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kurikulum Merdeka pada tingkat SD memiliki perbedaan signifikan dengan kurikulum sebelumnya. Bagi Anda yang memiliki buah hati di usia SD, pastikan sudah memahami <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SD<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> berikut ini:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Penggabungan Mata Pelajaran IPA dan IPS<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Kurikulum Merdeka, mata pelajaran IPA dan IPS akan menjadi satu yaitu IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Penggabungan tersebut bertujuan agar peserta didik mampu memahami dan mengelola lingkungan alam dan sosial sebagai satu kesatuan.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kembalinya Mata Pelajaran Bahasa Inggris<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada k13, tidak ada mata pelajaran bahasa Inggris anak tingkat SD tidak akan mempelajari mata pelajaran ini. Namun, mata pelajaran ini kembali hadir pada Kurikulum Merdeka sebagai mata pelajaran pilihan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Capaian Pembelajaran Disusun per Fase<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di tingkat SD disusun berdasarkan fase yaitu fase A. B, dan C. Fase A umumnya setara dengan kelas I dan II, fase B umumnya setara dengan kelas III dan IV, sementara fase C umumnya setara dengan kelas V dan VI.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SMP<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan Kurikulum Merdeka dengan kurikulum sebelumnya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">di tingkat SMP yang meliputi beberapa hal berikut ini:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Mata Pelajaran Informatika Menjadi Wajib<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Informatika menjadi mata pelajaran yang wajib di tingkat SMP. Hal ini untuk menjawab perkembangan dan tantangan zaman serta teknologi.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Pembagian Pelajaran Seni<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelajaran seni terbagi menjadi seni musik, seni rupa, seni teater, seni tari dan prakarya. Setiap siswa dapat memilih setidaknya satu dari kelima mata pelajaran tersebut sebagai mata pelajaran pilihan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Capaian Pembelajaran Disusun per Fase<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti pada tingkat SD, capaian pembelajaran di tingkat SMP juga disusun per fase. Capaian pembelajaran pada tingkat SD adalah fase D yang umumnya setara dengan kelas VII, VIII dan IX.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SMA<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SMA<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Hilangnya Penjurusan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SMA yang menerapkan Kurikulum Merdeka tidak perlu lagi mengadakan penjurusan pada peserta didik. Sebagai gantinya, siswa dapat memilih kelompok mata pelajaran yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Capaian Pembelajaran Disusun per Fase<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Capaian pembelajaran di tingkat SMA juga disusun per fase. Terdapat fase E yang pada umumnya setara dengan kelas X serta fase F yang setara dengan kelas XI dan XII.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Syarat Kelulusan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat satu syarat kelulusan yang baru muncul pada Kurikulum Merdeka. Syarat tersebut berupa penulisan esai ilmiah oleh peserta didik untuk dapat lulus dari tingkat SMA.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penutup<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8956\" src=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pertemuan-orang-tua-siswa-al-masoem-7.jpeg\" alt=\"Pertemuan orang tua siswa al masoem (7)\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pertemuan-orang-tua-siswa-al-masoem-7.jpeg 720w, https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Pertemuan-orang-tua-siswa-al-masoem-7-300x169.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana pendapat Anda setelah memahami <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya perubahan kurikulum ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman belajar terbaik untuk para peserta didik. Oleh karena itu, sekolah Al Ma\u2019soem akan mendukung penerapan Kurikulum Merdeka agar mampu memberikan yang terbaik untuk putra-putri Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para guru dan seluruh elemen di sekolah Al Ma\u2019soem sudah memahami <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sehingga siap untuk menerapkannya di dalam pembelajaran.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kurikulum pendidikan di Indonesia sudah beberapa kali mengalami perubahan. Terbaru, terdapat Kurikulum Merdeka yang menjadi pengganti dari Kurikulum 2013. Sudah tahu apa saja perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka? Kedua kurikulum ini memiliki perbedaan untuk setiap tingkatan pendidikan. Di dalam artikel ini, kami akan menjabarkan apa saja perbedaan di antara keduanya untuk setiap tingkatan tersebut. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9563,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"description":"perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka terlihat dari mata pelajaran, pembagian pembelajaran hingga capaian pembelajarannya.","title":"Ini Dia Perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[4797,2439,950,4919],"class_list":["post-12661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kurikulum-2013","tag-kurikulum-merdeka","tag-minat-dan-bakat","tag-syarat-kelulusan"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP.jpeg",640,480,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP-300x225.jpeg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP.jpeg",640,480,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP.jpeg",640,480,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP.jpeg",640,480,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP.jpeg",640,480,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP.jpeg",16,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Kurikulum pendidikan di Indonesia sudah beberapa kali mengalami perubahan. Terbaru, terdapat Kurikulum Merdeka yang menjadi pengganti dari Kurikulum 2013. Sudah tahu apa saja perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka? Kedua kurikulum ini memiliki perbedaan untuk setiap tingkatan pendidikan. Di dalam artikel ini, kami akan menjabarkan apa saja perbedaan di antara keduanya untuk setiap tingkatan tersebut. Perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SD Kurikulum Merdeka pada tingkat SD memiliki perbedaan signifikan dengan kurikulum sebelumnya. Bagi Anda yang memiliki buah hati di usia SD, pastikan sudah memahami perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SD berikut ini: 1. Penggabungan Mata Pelajaran IPA dan&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":4797,"label":"Kurikulum 2013"},{"value":2439,"label":"Kurikulum Merdeka"},{"value":950,"label":"Minat dan Bakat"},{"value":4919,"label":"Syarat kelulusan"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pojok-baca-SMP.jpeg",640,480,false],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":5952,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":5952,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":4797,"name":"Kurikulum 2013","slug":"kurikulum-2013","term_group":0,"term_taxonomy_id":4797,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":2439,"name":"Kurikulum Merdeka","slug":"kurikulum-merdeka","term_group":0,"term_taxonomy_id":2439,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":27,"filter":"raw"},{"term_id":950,"name":"Minat dan Bakat","slug":"minat-dan-bakat","term_group":0,"term_taxonomy_id":950,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":67,"filter":"raw"},{"term_id":4919,"name":"Syarat kelulusan","slug":"syarat-kelulusan","term_group":0,"term_taxonomy_id":4919,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12661"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12661\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}