SEKOLAH SWASTA UNGGULAN DI BANDUNG YANG MEMBENTUK SISWA CERDAS DALAM MENGGUNAKAN GADGET

13 Maret 2015 | Dibaca : 240x | Oleh : admiral
Oleh: Vesti Nadari Artisti, S.Psi Gadget merupakan instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis yang secara spesifik dirancang lebih canggih dibandingkan dengan teknologi yang diciptakan sebelumnya. Apa yang membuat menarik?  Selain membuka wawasan terhadap dunia, gadget juga menfasilitasi kita untuk mengaktualisasikan diri (eksis) di jejaring sosial. Orang dengan karakter introvert, pemalu, tidak berani tampil di depan umum, tetap diberikan wadah untuk eksis di jejaring sosial. Itulah mengapa kebanyakan orang menjadi sangat adiktif dengan gadget. Bicara tentang anak-anak dan remaja usia sekolah baik SD, SMP dan SMA, gadget memberikan dampak positif, antara lain sebagai media membangun relasi/jaringan , mudah menerima informasi yang up to date, membangun kreatifitas anak, membantu perkembangan fungsi adaptif anak, mempermudah komunikasi. Namun tentu saja gadget memiliki dampak negatif, diantaranya radiasi, gangguan perhatian, gangguan belajar, implusif, agresif, antisosial, kecanduan, gangguan tidur, sikap pasif, kurang empati, terpengaruh tayangan/games dan sulit konsentrasi. Bagaimana dengan anak? Setiap anak memiliki tugas perkembangan yang harus ia jalani pada setiap tahap kehidupannya, baik tugas secara fisik, kognitif dan aspek sosial. Anak usia SD memiliki tugas perkembangan yang berbeda dengan anak usia SMP dan SMA. Dewasa ini, tidak dipungkiri tugas perkembangan mereka banyak didukung oleh gadget, seperti kebutuhan untuk beradaptasi dengan zaman, beradaptasi dengan lingkungan, hingga kebutuhan untuk beraktualisasi diri. Sehingga menggunakan gadget tidaklah buruk apabila dapat digunakan secara cerdas. Cerdas disini adalah memanfaatkan gadget secara optimal namun tidak menjadi ketergantungan atau kecanduan. Kemudian pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah apakah anak-anak usia sekolah memahami hal ini? Tentu saja mereka tidak serta merta memahami tanpa bimbingan dan arahan yang jelas dari orang tua dan lingkungan sekitarnya. Sehingga para orang tua baik orang tua di rumah maupun di sekolah harus pandai dalam memberikan “aturan main” bagi anak yang menggunakan gadget, selain membuat aturan main, memberikan contoh yang baik juga tak kalah penting karena pada dasarnya anak-anak dan remaja cenderung melakukan apa yang mereka lihat. Lingkungan Sekolah Al Ma’soem Bandung yang terkenal dengan kedisiplinannya yang baik, menyelipkan penggunaan gadget dalam aturan bagi siswanya. Sekolah Al Ma’soem tidak menutup mata oleh fungsi dari gadget, para praktisi pendidikan di sini tetap memberikan izin kepada siswa/siswinya membawa dan menggunakan gadget sesuai dengan kebutuhan mereka. Bagi siswa yang dirasa kebutuhan gadget hanya sebatas untuk komunikasi dengan orang tuanya, diberikan handphone yang hanya bisa telepon dan SMS. Bagi siswa dengan jenjang pendidikan lebih tinggi diperbolehkan membawa handphone tipe android karena kebutuhan belajarnya, namun hanya digunakan apabila diperlukan. Apabila tidak diperlukan, handphone siswa/siswi dikumpulkan di meja guru selama pelajaran sedang berlangsung. Begitupula dengan guru yang mengajar di kelas, guru yang sedang mengajar di kelas tidak diperkenankan menggunakan handphone, bahkan untuk mengangkat telepon. Hal ini tentu saja dapat menjadi contoh bagi siswa/siswi Al Ma’soem untuk tidak menggunakan gadget selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Prinsip penggunaan gadget bagi anak juga tidak lepas dari proses pengawasan. Al Ma’soem yang merupakan sekolah swasta unggulan di Bandung, juga menerapkan proses pengawasan penggunaan gadget siswa/siswi nya. Secara periodik wali kelas meminta ijin kepada siswa/siswinya untuk memeriksa isi dari gadget mereka, apakah aplikasi-aplikasi nya sesuai dengan usianya, kemudian riwayat unduhannya sesuai dengan norma dan usianya atau tidak, hingga melihat SMS atau chating di BBM, whatsapp, line, dll. Apabila ditemukan ada yang tidak sesuai dalam penggunaannya, gadget siswa/siswi tersebut akan ditahan oleh wali kelas hingga orang tuanya datang untuk mengambil gadget tersbeut. Hal ini dilakukan demi menciptakan komunikasi antar guru dan orang tua, karena komunikasi yang efektif antar guru dan orang tua merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mendidik anak.
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Sabet Prestasi dalam Festival Karya Sastra & Kesenian
6 Februari 2017
Tim SMA Al Ma’soem yang tergabung dalam English Club dan Ekstrakurikuler Kesenian (Lukis) kembali menorehkan prestasi yang impresif, dengan meraih beberapa ...
Shalat Dhuha & Tahfidz Qur’an Sebelum KBM
28 Juli 2016
Sesuai dengan kebijakan baru yayasan dalam rangka untuk pembentukan siswa dan siswi yang berakhlakul karimah, mulai tahun ajaran 2016/2017 ini SMP Al ...
Kunjungan Akreditasi STIBANKS Al Ma'soem
29 Mei 2017
Jatinangor – Selasa (23/5) Sekolah Tinggi Perbankan Syariah – STIBANKS Al Ma’soem kedatangan tim evaluasi dari Badan Akreditasi Nasional ...
Seminar Motivasi SMP Al Ma’soem
21 Desember 2015
Jum’at 18 Desember 2015 lalu SMP Al Ma’soem bekerjasama dengan Primagama mengadakan seminar motivasi dalam persiapan menghadapi Ujian Nasional. Tujuannya ...
Siswi Al Ma’soem Torehkan Prestasi di Ajang Internasional
20 Juli 2016
Sepuluh pelajar putra dan putri Indonesia yang tegabung dalam tim yang mewakili Indonesia pada lomba tingkat internasional yang diselenggarakan di kampus ...

Informasi Pendaftaran

Banner Almasoem
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAMB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2017
All rights reserved
Scroll Top