Sekolah Favorite di Bandung

7 April 2015 | Dibaca : 219x | Oleh : admiral
Oleh: Rony Andreas Lakani Yayasan Pendidikan Al Ma’soem dalam menegakan kedisiplinan Menggunakan Sistem Point. Disiplin adalah sebuah alat untuk mencapai kesuksesan. Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa kedisiplinan. Keberhasilan dan kesuksesan seseorang adalah akibat dari kerja keras dan kedisiplinan yang dilakukan. Yayasan Pendidikan Al Ma’soem (YPAM) dalam menegakan kedisiplinan memiliki sistem point yang disebut 100 point. Sistem point yang dimaksud adalah batas maksimal point yang diberikan kepada siwa. Apabila seorang siswa sudah memiliki poit 100 maka pihak sekolah akan mengembalikan siswatersebut kepada orang tuanya (drop out). Adapun kriteria pointnya secara garis besar terdiri dari 2 kriteria yaitu:
  1. Point melalui tahapan artinya point pelanggaran yang berdasarkan tahapan artinya bobot point tidak langsung mencapai jumlah 100.
  2. Point yang tidak melalui tahapan artinya  point pelanggaran siswa yang langsung mencapai nilai 100. Seperti halnya pelanggaran membawa dan menggunakan narkoba, minuman keras,senjata api, pemukul pertama, pencurian,asusila, tindakan kriminal dan mencontek.
Tata tertib dengan sistem poin ini adalah sangat efektif dan tepat sasaran untuk diterapkan di sekolah, karena para siswa akan menegetahui berapa jumlah poin yang mereka dapat apabila melakukan pelanggaran,  karena sebelumnya sosialisasi tentang tata tertib ini dilakukan tidak hanya pada saat siswa masuk pertmakali dalam kegiatan KPAM  ( Konvergensi Model Al Ma’soem ) atau di sekolah lain yaitu MOS (Masa Orientasi Sekolah) tetapi setiap saat oleh guru atau wali kelas di dalam kelas dan juga pada saat Diseminasi setiap hari senin pagi atau upacara disekolah lain. Penerapan Sistem Poin ini sangat pas dan tidak akan menyia-nyiakan waktu guru hanya karena siswa melakukan tindakan indisipliner guru harus marah-marah. Tugas guru hanya mencatat saja jenis pelanggaran siswa kepada wakil kepala sekolah bagian kesiswaan. Penerapan sistem ini pun menghapus tindakan yang sewenang-wenang dari guru untuk melakukan tindakan fisik apabila mendapati siswa yang melakukan pelanggaran,  artinya tidak diperbolehkan guru memberikan hukuman berupa tindakan fisik terhadap siswanya. Penerapan sistem poin ini sangat pas dan diminati oleh semua pihak dan menjadi salah satu icon atau hal yang difavoritkan oleh orang tua selain fasilitas yang ada di sekolah kami, karena hal ini jelas dan sangat terukur dalam hal penerapan disiplin termasuk pada pemberian sangsi kepada siswa.  
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Taekwondoin Al Ma’soem Ukir Prestasi pada Taekwondo Championship 2015
30 November 2015
Prestasi pada bidang olah raga berhasil ditorehkan oleh siswa SMP Al Ma’soem yang tergabung dalam ekstrakurikuler Taekwondo pada kejuaraan 7Pyongwon ...
Super Class SMP Al Ma'soem Exploring Historical places
11 Februari 2017
Exploring Historical places; Situ Ciburuy, Stone Garden and Gua Pawon in Padalarang In order to implement a CTL-based learning which aims to increase ...
Daftar Pemenang MESSA 2017
20 November 2017
Daftar Pemenang Lomba Olimpiade ...
SD Al Ma’soem Selenggarakan Olimpiade Kuark 2017
18 Februari 2017
SD Al Ma’soem kembali menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Olimpiade Sains Kuark untuk siswa/siswi tingkat sekolah dasar. Tercatat sekitar 246 orang ...
AKTUALISASI ‘CAGEUR, BAGEUR, PINTER” DALAM PROGRAM OSIS DAN EKSTRAKURIKULER DI SMP AL MA’SOEM
12 Maret 2015
Oleh : Budi Muspepa, S.S. 1. Dasar Pemikiran Salah satu pilar utama fungsi sekolah adalah fungsi Pendidikan, di samping fungsi pengajaran dan pelatihan. ...

Informasi Pendaftaran

Banner Pendaftaran
Banner Almasoem
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAMB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 0811224337
E-mail: info@masoem.com

 

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2018
All rights reserved
Scroll Top