Pengertian Sekolah Menengah Atas

16 Maret 2015 | Dibaca : 4601x | Oleh : Tonton Taufik
Oleh: Ir. Tonton Taufik, MBA   Pengertian Sekolah Menengah Atas SMA adalah kepanjangan dari Sekolah Menengah Atas yang merupakan tingkat pendidikan formal di Indonesia yang setara dengan SMA di luar negeri. Jenjang pendidikan yang ditempuh setelah lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setaranya. SMA ditempuh dalam kisaran waktu tiga tahun, dari kelas X (kelas 1), kelas XI (kelas 2) hingga kelas XII (kelas 3). Untuk siswa yang cerdas, ada program akselerasi yang biasanya hanya ditempuh hanya dalam waktu dua tahun. Pada kelas XI, siswa SMA memiliki pilihan untuk masuk ke salah satu dari tiga departemen, yaitu Sains, Sosial dan Bahasa (sebelumnya, tidak pernah ada pilihan jurusan atas nama ilmu pengetahuan, ilmu sosial, dan bahasa. Kemudian, Fisika, Biologi , Sosial, dan Bahasa). Pada akhir kelas XII (tahun ketiga), siswa-siswi diwajibkan untuk menjalani Ujian Nasional (Ebtanas). Setelah itu, ketika sudah lulus tingkat SMA, siswa-siswi bisa melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, tetapi ada juga yang langsung dapat bekerja. Secara umum, Pengertian Sekolah Menengah Atas adalah sekolah anak-anak yang berusia 16 sampai 18 tahun. Namun, di luar itu banyak siswa yang berusia 14 atau 15 sudah di SMA. Sebaliknya, ada juga siswa yang berusia 20 atau 21 tahun masih seragam SMA. Pada dahulu kala, saat kolonialisme Belanda, SMA disebut dengan nama Algemeene Middelbare School (AMS). Di era penjajahan Jepang, SMA disebut dengan Sekolah Menengah Tinggi (SMT). Pasca kemerdekaan, SMT berganti nama lagi menjadi Sekolah Menengah Oemoem Atas (SMOA). Dan tak lama kemudian, SMOA berubah menjadi Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada tahun akademik 1994/1995, SMA berubah menjadi Sekolah Menengah Umum (SMU). Tapi hanya sepuluh tahun, setelah tahun 2003/2004 sekolah, sebutan SMA digunakan lagi sampai sekarang. SMA diselenggarakan baik oleh pemerintah maupun swasta. Sebelum daerah otonom diberlakukan pada tahun 2001, pengelolaan SMA negeri di Indonesia di bawah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Sekarang, manajemen merupakan tanggung jawab kabupaten / kota. Departemen Pendidikan telah menjadi peran yang terbatas regulator dalam standar nasional pendidikan. Dengan demikian, secara struktural, negara kini telah menjadi sekolah tinggi unit pelaksana teknis dinas pendidikan kabupaten / kota.
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Penutupan MESSA Al Ma’soem 2016
30 Mei 2016
Jatinangor – Minggu (29/5) kemarin MESSA Al Ma’soem 2016 selesai diselenggarakan, kejuaraan tingkat Jawa Barat yang mempertandingkan berbagai bidang ...
Penerimaan SMA 2015
6 April 2015
Oleh: Ir. Tnton Taufik, MBA Penerimaan SMA 2015 – menapaki tahun ajaran baru 2015 tentu Anda akan segera mendaftarkan putra Anda jika putra Anda seharusnya ...
Pertemuan Orang Tua Siswa Al Ma’soem
25 Agustus 2015
Seiring dengan perkembangan pendidikan yang kian pesat saat ini sekolah tak lagi menjadi satu-satunya pihak yang bertanggung jawab penuh atas kualitas ...
MENGUASAI ILMU TAJWID
15 Mei 2015
MENGUASAI TAJWID By Moch.Hamdani, S.Ag وَالْاَخْذُ بِالتَّجْوِيْدِ حَتْمٌ لاَزِمٌ # مَنْ لَمْ ...
Pondok Pesantren Al Ma’soem
6 April 2015
Pondok Pesantren Al Ma’soem – Pondok pesantren Al Ma’soem berlokasi di Jl. Raya Cipacing No. 22  Jatinangor – Sumedang. Yayasan Pendidikan Al ...

Informasi Pendaftaran

Banner Pendaftaran
Banner Almasoem
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAMB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 0811224337
E-mail: info@masoem.com

 

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2018
All rights reserved
Scroll Top