Prestasi siswa (3)

Cara sekolah menghargai setiap pencapaian siswa

Setiap pencapaian siswa sudah selayaknya untuk diberikan apresiasi , baik itu dengan ucapan selamat, dengan banner, flyer, hadiah, atau bahkan beasiswa. Sekecil apapun pencapaian harus bisa dihargai, karena bagaimanapun juga setiap orang menyukai sebuah apresiasi meskipun itu dari hal hal yang kecil atau terbilang receh. Terkadang kita membutuhkan niat yang sangat banyak untuk melakukan sesuatu, bayangkan saja jika niat yang anda bangun dengan berat kemudian orang lain tidak menganggapnya dan mengacuhkan apa yang sudah anda laksanakan, terbayang tidak bagaimana rasanya? Cara paling mudah untuk menghargai pencapaian orang lain adalah dengan berpikir tentang anda sebagai orang lain. Sebagai contoh paling mudah, sebelum anda melakukan hal sudah selayaknya kan anda berpikir terlebih dahulu? Meskipun kadang emosi selalu menjadi benteng penghalang anda untuk berfikir, tapi dalam keadaan normal manusia bisa berfikir dahulu tentang resiko yang akan didapatkan jika anda melakukan hal yang salah. Dalam kehidupan ini juga kita harus bisa memikirkan apa yang akan kita rasakan jika kita melakukan tindakan yang tidak baik kepada orang lain, bayangkan jika kita menjadi orang lain yang dizalimi enak tidak? Pola pikir itu yang harus diterapkan sekolah kepada semua siswa agar semua siswa bisa saling menghargai siswa lainnya. Percontohan paling mudah yang bisa dilaksanakan sekolah adalah menghargai setiap pencapaian siswa meskipun pencapaiannya itu hanya hal yang menurut anda receh.

Seorang siswa mendapatkan ranking 15 (misalkan jika sekolah masih menerapkan ranking kelas) padahal sebelumnya siswa tersebut adalah ranking 20, itu patut diapresiasi. Minimal dengan ucapan selamat, begitu juga yang tadinya mereka mendapatkan ranking 1 kemudian turun menjadi ranking 3 jangan anda judge, justru tanyakan pada mereka apa yang salah dengan siswa? Apakah ada problem atau memang motivasi siswa lainnya yang lebih tinggi dari pada siswa tersebut? Sekolah harus bisa bertindak bijaksana terhadap setiap hal yang didapatkan siswa. Dengan begitu siswa secara tidak langsung akan banyak sekali belajar tentang sebuah hal yang memang tidak pernah diajarkan di sekolah secara langsung.

Menghargai setiap pencapaian siswa juga tidak harus dengan memberikan materi, cukup dengan ucapan selamat, terimakasih dan bahasa yang enak lainnya juga cukup untuk membuat siswa merasa lebih dihargai. Apa lagi jika sekolah memiliki anggaran khusus bagi siswa yang memang berhasil mencapai sebuah prestasi, ini sangat bagus. Dan Al Masoem adalah sekolah yang menerapkan kedua konsep seperti itu, baik itu apresiasi berupa ucapan dan berupa hadiah atau reward bagi siswa yang berhasil meraih prestasi. Memang ada beberapa tingkatan yang diberikan sekolah kepada siswa yang berprestasi, seperti tingkat Kabupaten atau Kota akan berbeda dengan tingkat Nasional. Begitu juga untuk tingkat Nasional hingga Internasional juga akan berbeda. Karena kami melihat dari berapa tinggi pressure yang siswa dapatkan, maka dengan itu siswa akan termotivasi untuk meraih prestasi hingga jenjang yang lebih tinggi lagi.

Misalkan di lapangan kami memberikan beasiswa kepada siswa yang meraih prestasi tingkat Kabupaten/ Kota adalah gratis SPP selama 1 Bulan, Begitu juga untuk tingkat Provinsi adalah gratis SPP selama 3 Bulan, Nasional 6 Bulan dan internasional hingga 9 bulan. Pembagian ini penting agar siswa tidak merasa puas dengan apa yang mereka capai, jika disamaratakan siswa akan mentok di tingkat Kabupaten/Kota. Mereka tidak akan termotivasi untuk meraih ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Maka dari itu bukan penyamarataan tapi keadilan, karena semakin tinggi sebuah pencapaian semakin tinggi juga pressure dan semakin ketat juga sebuah persaingan. Selain itu juga jenis perlombaan menjadi pembeda, karena setelah pandemi kemarin setiap kompetisi dibagi menjadi 2 jenis yaitu kompetisi secara tatap muka atau Online dan Offline. Dalam perhitungan dan pressure yang didapatkan siswa juga berbeda, namun meski begitu setiap siswa yang mendapatkan prestasi belajar sudah selayaknya diberikan apresiasi lebih karena tidak semua siswa apalagi anak usia remaja seperti siswa SD, SMP dan SMA yang memiliki ambisi dan motivasi tinggi untuk meraih prestasi belajar di sekolah. Kadang bahkan banyak siswa yang lebih memilih menjadi siswa biasa saja yang asal belajar dan menuntut ilmu saja sudah cukup. Maka jika ada siswa yang berhasil meraih prestasi sudah selayaknya mendapatkan apresiasi lebih. Terutama dari pihak sekolah dan semua civitasnya. Bisa itu berupa ucapan selamat, terimakasih dan lebih baik lagi jika mampu memberikan beasiswa kepada mereka yang berhasil meraih prestasi belajar.