Batasi JURANG DIRI dengan Agama

9 Oktober 2019 | Dibaca : 38x | Oleh : Bilal M. Ramdan
Batasi JURANG DIRI dengan Agama

Jatinangor,- Ada beberapa hal yang harus selalu kita syukuri sebagai umat Manusia terutama manusia manusia beruntung seperti kita. Meskipun kenyataan hidup yang kadang pahit, seperti Realita yang tidak sesuai seperti ekspektasi, atau keadaan hidup yang kadang malah membuat kita down, atau malah ada beberapa orang diantaranya seperti saya sendiri ketika dilanda sebuah musibah dan terbawa arus hingga akhirnya semakin jatuh dalam jurang kesengsaraan atau ada yang lebih diperparah lagi di era modern ini ketika kaum (maaf) miskin semakin terinjak oleh mereka yang kaya.

Hingga ada istilah zaman sekarang itu orang miskin tidak boleh sakit. atau zaman dimana kelaparan dimana mana kekeringan dimana mana namun mereka Manusia gendut berjas hanya menari nari diatas uang rakyat hingga pada sidang perdana pengangkatan diri sebagai "Dewan perwakilan kebahagiaan rakyat" namun mereka malah mendonorkan raga dengan jiwa yang entah nyangkut kemana sepertinya penggambaran negara ini memang seperti itu ya sekarang. Indonesia negeriku, orang nya lucu lucu. #Eh malah nyanyi. Namun dengan keadaan seperti ini kita harus tetap bersyukur. Alasannya cukup simpel karena kita memiliki agama.

Kenapa harus agama. Mari kita sedikit membuka hati dan mata jangan lupa sediakan secangkit kopi hangat atau coklat panas agar badan dan pikiran lebih relax dan dapat menangkap apa yang akan saya sampaikan. Agama adalah hal yang harus menjadi pegangan setiap manusia, saya sendiri tidak akan lebih membahas tentang satu atau dua agama tetapi semua agama yang ada di Indonesia. Pada dasarnya setiap agama mengajarkan sesuatu yang baik, tidak ada agama yang menyuruh umatnya untuk saling membunuh, mengkudeta atau radikal tidak ada. sepenuhnya agama adalah tihang manusia untuk menjalani kediupan ini.

Hal pertama yang harus kita syukuri sebagai manusia yang lahir di Indonesia adalah hampir 99.45% memeluk agama baik itu dari Muslim hingga Konghucu dan itu berdasarkan sumber yang saya dapatkan Disini. dari sana dapat saya simpulkan bahwa hampir 100% umat manusia Indonesia merupakan orang orang beragama, meskipun ada yang paham betul tentang agamanya masing masing dan ada juga yang hanya menggunakan agama sebagai keyakinan saja. Dan kita juga bersyukur meskipun kebanyakan kita hanya "islam keturunan" tetapi dari keturunan itu hampir banyak orang yang lebih ingin mendalami agamanya sehingga masuklah mereka ke pondok pesantren.

Agama Sebagai pembatas dari Jurang Kehidupan.

Jurang kehidupan mungkin sebuah kata yang bermajas metafora memang karena di era modern seperti ini Jurang Jurang kehidupan setiap orang itu berbeda. JELAS. maka dari itu jangan samakan anda dengan orang lain karena setiap orang memiliki Jurang Jurangnya masing masing !! Setiap orang juga memiliki tingkat STRESS masing masing maka jangan aneh jika JOKER JOKER Tanah air akan selalu ada. Namun hal kedua yang harus ktia syukuri adalah kita manusia beragama dan agama itu akan menjadi pembatas diri dari jurang kehidupan. 

Saya terbawa suasana ketika melihat sebuah film Arthur Flex dan saya menyadari diri bahwa setiap manusia memiliki sisi jahatnya masing masing. Arthur Flex a.k.a Joker terjatuh dalam jurang hidup dan akhirnya dia memilih jalannya sendiri. Meskipun itu sebuah FILM namun dalam film tersebut seperti sebuah realita yang terjadi belakangan ini di negara kita. Lalu apa yang menjadi pembeda antara JOKER dan kita?? AGAMA.

Pernah tidak anda merasa dalam situasi yang sangat sult, lalu apa yang akan anda lakukan?? marah?? menagis?? kecewa?? atau bahkan ada diantaranya yang sampai membunuh keluarganya sendiri dikarenakan tingkat STRESS yang sudah berlebihan. PLEASE STAY, YOURE NOT ALONE. saya adalah salah satu orang yang ingin sekali jika anda menginjinkan dan anda perbolehkan saya akan memeluk anda dan berkata YOURE NOT ALONE.

Saya pernah mengalami dan merasakan sakitnya terjaduh dan agamalah yang menyelamatkan saya sampai saat ini. Meskipun saya bukan seorang ahli ibadah meskipun saya bukan Hafidz Qur'an namun saya selalu bersyukur karena saya salah seorang manusia yang beragama. SO jadi agama itu apa?? agama adalah penyelamat seseorang manusia dari perbuatan keji dan munkar. Percayalah setiap agama mengjarkan ilmu kebaikan bukan kejahatan. Semua agama itu kebenaran tidak ada yang menyesatkan. Namun saya selalu percaya Agama saya yang paling benar adanya.

Setiap manusia harus memiliki agama dan tergantung keyakinan masing masing. Karena ada istilah ketika tidak ada bahu untuk bersandar maka masih ada lantai untuk bersujud. Artinya ketika tidak ada manusia yang bisa menenangkan jiwamu masih ada Tuhan yang memelukmu. Ada berbagai cara Tuhan untuk menyelamatkan manusia, baik itu secara langsung atau melalui orang lain. 

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Masa Sekolah di Al Ma’soem
16 Maret 2015
Oleh: Ir. Tonton Taufik, MBA Masa sekolah - Bel sekolah berbunyi setiap pagi di SMA Al Ma’soem, berlari ke kelas, kejar teman yang ngumpetin buku pelajaran, ...
Menristek Dikti M. Nasir Resmikan Ma’soem University
9 April 2019
Jatinangor – Ma’soem University hari ini, Selasa (9/4) kedatangan Mentri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof. H. Mohamad ...
2019 Siswa Al Ma'soem Bebas Hoax
6 September 2019
Bandung,- Dijaman serba telunjuk ini  berita bisa dengan sangat mudah mengalir, baik itu ke perkampungan, perkotaan, daerah daerah pesisir bahkan ke ...
Fasilitas Pembelajaran
7 Januari 2015
...
Samakkhitamwitya School Thailand Studi Banding ke SD Al Ma'soem
23 Maret 2019
Jum’at (22/3) SD Al Ma’soem menerima kunjungan dari Samakkhitamwitya School asal Pattani-Thailand. Sebanyak 20 orang rombongan staff pengajar dan ...
san3
MEssa
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top