BANK SYARI’AH BUTUH SDM 10 RIBU PER TAHUN

12 Maret 2015 | Dibaca : 761x | Oleh : admiral
Oleh : Yudhy, M.Ag. Menurut Yuslam Fauzi, Ketua Umum Asosiasi Bank Syari’ah Indonesia (Asbisindo), menyatakan bahwa sampai dengan  tahun 2013 kebutuhan terhadap SDM Perbankan Syari’ah rata-rata 10.000 orang pertahun, sementara institusi formal pendidikan (Prodi Perbankan Syari’ah) di Indonesia hanya mampu memasok 3.750 orang pertahun. (Majalah SWA, Januari 2013). Pertumbuhan industry perbankan syari’ah setiap tahun lebih dari 30 %. Kondisi ini memberi gambaran dan peluang yang besar bagi alumni yang secara khusus mempelajari, mengkaji, menganalisa perbankan syari’ah sehingga pada gilirannya dapat berperan aktif dalam pengembangan industry perbankan syari’ah sebagai salah satu pilar dalam perannya mewujudkan kesejahteraan ummat. Pertumbuhan serta perkembangan populasi lembaga keuangan islam (syari’ah) dan lembaga-lembaga bisnis lainnya. Perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia secara profesional untuk menangani serta melakukan perancangan bisnis yang berbasis syariat Islam guna mewujudkan perekonomian yang Islami. Pertumbuhan   ekonomi  regional  di Jawa Barat berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang ditandai dengan pesatnya pertumbuhan  sektor industri, sektor pertanian, sektor perdagangan, pembangunan  prasarana kota dan regional  serta pertumbuhan sektor jasa keuangan antara lain perbankan. Pertumbuhan ini membawa implikasi besar terhadap kebutuhan akan sumber daya manusia dalam bentuk  tenaga-tenaga   profesional yang mampu mengantisipasi pertumbuhan  yang meningkat  ditinjau  dari aspek kualitatif   maupun dari aspek kuantitatif. Penduduk Jawa Barat yang religious muslim,  banyaknya lembaga-lembaga ke-Islam-an baik yang bergerak dalam pendidikan, organisasi kemasyarakatan, lembaga-lembaga swadaya masyarakat, dan lembaga-lemabaga ekonomi rakyat yang mengusung berkembangnya ekonomi Islam atau  ekonomi Syari’ah. Oleh karenanya diperlukan adanya lembaga keuangan syari’ah yang dapat membantu upaya pengembangan ekonomi Islam tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan di atas, pendidikan merupakan sarana  yang sangat  penting  dalam  mempersiapkan   sumber  daya potensial  berupa tenaga  kerja yang handal dan profesional di bidang Perbankan Syari’ah. Pendidikan  tinggi  sebagai sub sistem  dari  pendidikan  nasional  merupakan lembaga pendidikan formal akan mampu mencetak lulusan yang mempunyai kemampuan  intelektual   yang tinggi,  wawasan  berpikir yang  luas serta keterampilan   melaksanakan tugas yang dibebankan  kepadanya. Yudhy, M.Ag. adalah Staf Pengajar STIBANKS Al Ma’soem  
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

1 Januari 1970
...
Lulus SMP Al Ma’soem Wajib Hafal Juz 30
20 Januari 2017
Dalam usahanya untuk mendukung perkembangan karakter, akhlak, akademis, dan potensi para peserta didik, Yayasan Al Ma’soem Bandung selalu mengembangkan ...
Mahasiswa Ma'soem University Sambut Ramadhan dengan Sanlat
24 Mei 2019
Setelah melaksanakan UAS semester genap tahun akademik 2018/2019, mahasiswa Ma'soem University (MU) melaksanakan rangkaian kegiatan Ramadhan In Campus ...
hati hati dalam berucap !! karena memang FAKTANYA lidah itu lebih tajam dari silet !!
30 Oktober 2019
Opini,- Ada pepatah yang mengatakan bahwa lidah itu lebih tajam dari pada pedang, namun patut diketahui bahwa jikalau kita berbicara tentang benda tajam ...
Studi Baanding ASY SYIFA SUBANG
19 Juli 2019
                Study Banding selalu menjadi hal yang menarik bagi penulis. Rasa ...

Informasi Pendaftaran

asdasdasd
klm
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

IG : almasoembdg

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2020
All rights reserved
Scroll Top