PTN 58% AL Masoem

Al Masoem: Sekolah Pesantren dengan Tingkat Lulusan Diterima di PTN yang Tinggi

SMA Al Masoem, sebuah sekolah pesantren yang terletak di daerah Jawa Barat, telah mencatatkan prestasi gemilang dengan tingkat lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mencapai angka yang membanggakan. Dalam tahun ajaran baru, sekolah ini berhasil mencetak lulusan yang berhasil diterima di PTN dengan angka yang cukup tinggi, menunjukkan kualitas pendidikan yang konsisten dan berkualitas di kalangan pesantren.

Melalui jalur Seleksi Nasional Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) , Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Ujian Tulis Mandiri, siswa-siswa SMA Al Masoem telah berhasil mengukir prestasi dengan diterimanya sejumlah besar lulusan ke berbagai PTN ternama di Indonesia. Dari data yang dirilis, lebih dari 58% siswa SMA Al Masoem berhasil meraih kesuksesan ini, menunjukkan keunggulan sekolah dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas.

Adapun siswanya sekitar 42% adalah siswa yang memang tidak melanjutkan ke kancah pendidikan tinggi karena rata rata lulusan Al Masoem memilih melanjutkan usaha keluarga baik itu dalam wirausaha ataupun dalam kegiatan lainnya.
Ketika ditemui di kantornya bapak Kepala SMA Al Masoem mengungkapkan rasa bangga dan memang komitmen sekolah yang tinggi akan kelulusan selalu dipegang teguh setiap tahunnya.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen bersama baik dari siswa maupun tenaga pendidik,” ujar Kepala Sekolah SMA Al Masoem, Bapak Ronny Andrias Lakani S.Si.,M.M, dengan penuh semangat. 

“Pendidikan di sekolah pesantren tidak hanya mengajarkan keilmuan agama, tetapi juga memberikan pondasi pendidikan yang kokoh untuk bersaing di tingkat perguruan tinggi.”

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren tidak hanya fokus pada aspek keagamaan semata, tetapi juga pada pengembangan akademik yang kokoh. Dengan program pembelajaran yang holistik dan pendekatan yang menyeluruh, SMA Al Masoem telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang mendukung siswa dalam mengembangkan potensi akademik dan karakter mereka.

Para alumni SMA Al Masoem yang berhasil diterima di PTN juga memberikan kesaksian akan kualitas pendidikan yang diterima selama di sekolah. Mereka menegaskan bahwa selain mendapatkan pembekalan akademik yang baik, mereka juga dilatih untuk menjadi individu yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki nilai-nilai moral yang tinggi.

Seperti Ghilman Munif Al Rasyid siswa Al Masoem kelas XII MIPA 6 yang berhasil diterima SNBP ke ITB ke Fakultas Sekolah Ilmu  dan Teknologi Hayati – REKAYASA (SITH-R) dimana Ghilman selaku alumni SMP dan SMA Al Ma’soem ini berhasil dengan berbagai perjuangan yang mungkin tidak dirasakan oleh siswa lainnya.

“Alhamdulilah diterima ke ITB Fakultas Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – REKAYASA jalur SNBP”, ungkapnya.

Gilman juga mengungkapkan tugas nya sebagai ketua OSIS dan juga sebagai siswa yang ingin mengejar karir ke ITB dirasa cukup berat dibandingkan dengan siswa yang bisa fokus pada belajar saja.
“Cukup berat karena harus bisa bagi waktu antara organisasi dengan SNBP, tapi karena banyak kakak alumni Al Masoem yang berhasil dan memberikan edukasi dan motivasi kepada kita melalui program sekolah Al Masoem alhamdulilah setiap ilmu yang diberikan kami terapkan dan atas itu juga kami bisa diterima ke fakultas dan universitas yang kami impikan.” tutupnya.

Pencapaian ini juga menjadi motivasi bagi sekolah pesantren lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan mereka, serta membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu berperan aktif dalam menghasilkan generasi penerus yang unggul dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Dengan capaian yang gemilang ini, SMA Al Masoem terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan, serta melahirkan lulusan-lulusan yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional. Prestasi ini semakin menegaskan bahwa pesantren juga memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing.