Al Masoem Memperingati Nuzrul Qur'an Melalui Acara Pesantren Daring (SANDAR) 1442 H

29 April 2021 | Dibaca : 44x | Oleh : Mohamad Ramdan
Pesantren Daring

SANDAR atau Pesantren Daring SMP-SMA Al Ma'soem merupakan kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan selama tiga minggu sepanjang bulan ramadhan, SANDAR sendiri merupakan singkatan dari Pesantren Daring, artinya pesantren yang dilaksanakan secara virtual atau dalam jaringan. 

Khusus untuk memperingati Nuzrul Qur'an Pesantren Daring SMP-SMA Al Ma'soem secara resmi mengundang bapak Ketua Yayasan untuk memberikan sambutan secara daring, Ketua Yayasan memberikan sedikit pembekalan kepada siswa dan santri Al Masoem yang mengikuti acara Pesantren Daring SMP-SMA Al Ma'soem ini sebelum acara dimulai.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Mengungkapkan di sepuluh hari terakhir ramadhan seharusnya dijadikan momen untuk meningkatkan kualitas ibadah kita, tepat hari ini merupakan hari Nuzrul Qur'an seharusnya bukan hanya dijadikan sebagai ceremonial saja, seperti hari ini peringatan tapi tidak ada pesan dan kesan yang bisa dipetik, ungkapnya.

"Islam itu indah, rasional seperti shaum dan ibadah. Tujuan ibdah shaum adalah menjadikan kita menjadi orang yang bertakwa Allah SWT menurunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi umat manusia agar menjadi umat yang bertakwa, bahkan umat muslim laki laki selalu diingatkan setiap hari Jum'at agar menjadi muslim yang bertakwa, mudah mudahanan ibadah shaum ini bisa meningkatkan kualitas kita," ungkapnya.

Ketua Yayasan juga menambahkan, untuk siswa dan santri angkatan 2020/2021 kita sangat jarang berinteraksi secara lansung, di tengah pandemi ini kita hanya sering berinteraksi secara online, tapi semua memahami ananda terhdaptar sebagai siswa Al Masoem, meskipun kita jarang berinteraksi tetap tujuan utama kami adalah mendidik ananda sekalain menjadi generasi yang Cageur, Bageur, Pinter, dan itu adalah sebuah keharusan dan kewajiban kami sebagai lembaga pendidik.

Ketua Yayasan juga mengungkapkan rasa belasungkawanya atas tenggelamnya kapal selam Nanggala 402 beberapa hari lalu. "Minggu lalu, bangsa Indonesia telah kehilangan prajurit prajurit terbaiknya, setidaknya ada 57 orang prajurit yang ikut gugur bersama dikapal naggala 402, mereka insya Allah sahid dan kejadian itu seharusnya mengingatkan kepada kita bahwa kematian tidak mengenal usia. Maka dari itu meskipun kita generasi muda, kita harus tetap menyiapkan bekal, amal shaleh dari saat ini, karena kita memang tidak tahu, kapan maut akan menjemput kita. Semoga ketika kematian menghampiri kita, kita saat dalam keadaan suci dan meninggal dalam keadaan khusnul khatimah." tutupnya. 

Dalam Memperingati Nuzrul Qur'an, Pesantren Daring SMP-SMA Al Masoem ini juga diisi oleh Drs. H Ade Bunyamin Ghinasepti secara LIVE zoom. Dengan tema "Bagaimana Peran sebagai Pemuda Harapan Bangsa bisa Memberikan Kontrinbusi Perbaikan Kualitas Akhlak".

Dalam presrentasinya Drs. H Ade Bunyamin Ghinasepti mengungkapkan bahwa Pandemi ini jangan jadikan beban selama ramadhan, justru itu merupakan teguran dari Allah SWT terhadap kita. Karena bisa jadi selama ini kita keliru tentang "kebebasan" selama sepuluh hari ramadhan ini. Banyak yang bilang, Ramadhan saat ini berbeda dengan ramadhan tahun sebelumnya, karena tahun sebelumnya bebas, tidak terkekang. Kekangan disini karena pada 2 (dua) tahun lalu, tidak ada pandemi. Arti kebebasan disini adalah bebas berbelanja, bebas ngabuburit, bebas melakukan berbagai macam aktifitas yang tidak ada dalam syari'at islam.

Saat ini Ramadhan ditengah pendemi seharusnya menjadikan sepuluh hari akhir ramadhan dengan berbagai macam hal yang positif di rumah, seperti menghafal Al Qur'an, mengaji, lebih mendekatkan diri kepada Allah, melakukan Itikaf di mesjid baik siang atau pun malam hari. Jadi jika kita melihat dari sudut pandang Allah swt, bisa jadi pandemi merupakan teguran kepada umat manusia, agar manusia bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah swt. Karena Menurut Ketua Yayasan pun begitu, 65% umat islam di Indonesia masih banyak yang belum lancar mengaji, bahkan diantaranya masih buta huruf. Maka dari itu jadikan Ramadhan ditengah pandemi ini untuk memperbaiki diri dengan berbagai macam kegiatan yang positif. ungkapnya

Setelah memberikan pembukaan sebelum materi dimulai, Drs. H Ade Bunyamin Ghinasept mulai memberikan materi yang sangat bermanfaat bagi siswa dan santri Al Masoem. 

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Siswa SMA Al Ma'soem Ukir Prestasi di Kejuaraan Robotik Internasional
4 April 2018
Divisi robotic KIR – ASIC SMA Al Ma’soem kembali mengharumkan nama sekolah di kancah internasional, Zulfa Garbiansyah menorehkan prestasi yang baik ...
Siswa Al Ma’soem Torehkan Prestasi Internasional YSCE di Malaysia
25 Juli 2017
Jatinangor – Tim KIR ASIC Al Ma’soem kembali menorehkan prestasi yang sangat impresif dengan meraih Juara ke-2 (Silver Medal) dalam kompetisi ...
Lulusan SMA Al Ma'soem Tertinggi yang diterima PTN
2 Juni 2020
Ilustrasi : salah satu peserta didik Al Ma'soem yang berprestasi hingga ke India Trend positif penerimaan siswa/siswi lulusan SMA Al Ma’soem yang ...
Lagi, Siswa SMA Al Ma'soem Kembali Sabet Medali di Kejuaraan Renang se-Priangan
27 Oktober 2017
Satu lagi siswa SMA Al Ma’soem yang kembali mengharumkan nama sekolah dengan menjuarai kejuaraan tingkat Jawa Barat, Zahra Zahra Putri Utami (16) siswa ...
4 Guru SMA Al Masoem Berprestasi
15 April 2021
3 (tiga) orang Guru SMA Al Ma'soem peringkat pertama dan 1 (satu) orang peringkat kedua dalam seleksi peserta Training Of Trainer (TOT) Pembina Kompetisi ...

Informasi Pendaftaran

png
SMP SMA
sd
tk
masoem TV
yt psam
YT ALM

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang

Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448
info@masoem.com

 0811224337 (Ayi Miraz)
 081122700227 (Humas/Kantor)
 08112194421 (Sri Hanipah)

 

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2021
All rights reserved
Scroll Top