Pesantren

Tanpa Tahapan

 

  1. Membawa dan atau menggunakan narkoba dan minuman keras.
  2. Membawa senjata tajam dan senjata api untuk mencelakakan orang lain dan berkelahi
  3. Pemukul pertama dalam perkelahian antar civitas dan atau pemicu yang menyebabkan terjadinya perkelahian/pemukulan.
  4. Melakukan tindakan pencurian dan asusila antara lain pelecehan seksual
  5. Membawa barang-barang bersifat pornografi
  6. Menyalahgunakan obat-obatan, barang, bahan dan zat tidak sesuai fungsinya
  7. Memfitnah, mencemarkan nama baik lembaga dan atau civitas Al Ma’soem
  8. Membawa lawan jenis masuk kamar tanpa seizin pengelola
  9. Berada di wilayah lawan jenis tanpa seizin pengelola.
  10. Membawa tamu masuk kamar atau menginap tanpa seizin pengelola
  11. Melakukan pemalakan, intimidasi kepada santri lain

 

Dengan Tahapan

 

Pelanggaran Berat Atas : 200 poin

  1. Memalsukan tanda tangan untuk kepentingan dirinya dan atau orang lain yang berdampak negatif, antara lain membuat surat keterangan Dokter dan atau orang tua.
  2. Membawa senjata tajam atau sejenisnya yang tidak ada hubungannya dengan KBM ke lingkungan YPAM

Pelanggaran Berat : 150 poin

Pergaulan laki-laki dengan perempuan tidak sesuai etika Islam, antara lain pacaran di dalam maupun di luar lingkungan YPAM

Pelanggaran Berat Bawah : 100 poin

  1. Merokok atau menggunakan alat judi di dalam maupun di luar lingkungan YPAM
  2. Merusak atau mengotori asset YPAM
  3. Tidak melaksanakan shalat Jum’at tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pelanggaran Sedang Atas : 80 Poin

  1. Membawa rokok maupun alat judi ke lingkungan YPAM.
  2. Keluar atau meninggalkan lingkungan YPAM tanpa seizin pengelola.
  3. Pada jam KBM, berada di lingkungan PSAM tanpa seizin pengelola.
  4. Menyalahgunakan izin pulang (ikhbar) untuk kegiatan lain (tidak pulang ke rumah).

 

Pelanggaran Sedang : 60 Poin

  1. Memasak di dalam kamar.
  2. Terlambat kembali ke Pesantren tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Merayakan, memberi/menerima hadiah/cinderamata, mengucapkan selamat dan menghadiri hari-hari yang tidak sesuai norma-norma Islam (antara lain : Valentine Day, ulang tahun) atas dasar laporan dan atau saksi mata.
  4. Pulang tanpa seizin pengelola.

 

Pelanggaran Sedang Bawah : 50 Poin

  1. Tidak shalat berjamaah Ashar, Maghrib atau Isya.
  2. Tidak shalat Shubuh di Masjid

Pelanggaran Ringan Atas : 40 Poin

  1. Berada di kamar lain tanpa izin pengelola.
  2. Membawa teman lain kamar yang sejenis tanpa izin pengelola.
  3. Tidak mengindahkan rambu-rambu dan fasilitas dengan semestinya antara lain : berjalan, melintasi jalur, bermain pada tempat yang tidak semestinya antara lain : melompat pagar, keluar masuk lewat jendela.
  4. Pindah kamar tanpa seizin pengelola.
  5. Keluar kamar > pk. 22.00 WIB tanpa ijin pengelola
  6. Sakit tidak berada di UKS.
  7. Memegang / menyimpan uang di kamar lebih dari Rp. 50.000,-
  8. Membawa Obat , supplement (a.l multivitamin) tanpa Resep Dokter dan atau surat keterangan orang tua serta ijin dari Pimpinan PSAM.
  9. Tidak sesuai norma Al Ma’soem :

a. Penampilan fisik, antara lain :

memakai make up berlebihan, rambut rancung dengan cara disengaja, berpakaian (antara lain : celana/rok melorot, pakaian ketat)

b. Perilaku, antara lain :

menghina orang lain atau nama orang tua santri lain, menyebrang jalan di depan kampus YPAM tidak melalui jembatan penyebrangan, membuang sampah tidak pada tempatnya, bermain-main, mengganggu orang lain ketika shalat berjamaah atau makan bersisa

c. Perkataan, antara lain :

berbohong, berkata kasar, berbicara (ngobrol) pada saat orang lain sedang berbicara (antara lain : ceramah, pidato, pengarahan).

Pelanggaran Ringan : 30 Poin

  1. Melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketenangan orang lain.
  2. Berada di luar lingkungan PSAM (masih di area YPAM) selain hari Jum’at, Sabtu dan Minggu > pukul 17.30 WIB tanpa izin pengelola kecuali ke WSN (Warung Selera Nusantara) setelah belajar bada Isya sampai pk. 21.30 WIB.
  3. Membawa alat elektronik/listrik (antara lain : radio, setrika, kipas angin, solder) dan alat kesenian (antara lain : gitar, suling, keyboard, jimbe) tanpa seizin pengelola.
  4. Ditemukan SMS, surat dan atau foto bertendensi pacaran.
  5. Memesan makanan dari luar lingkungan YPAM.
  6. Menduplikat kunci kamar tanpa seizin pengelola *).

 

Pelanggaran Ringan Bawah : 20 Poin

  1. Membayar kewajiban tidak sesuai ketentuan.
  2. Penjemput/membawa tamu yang berpenampilan dan atau berperilaku tidak sesuai norma Al Ma’soem.
  3. Meninggalkan forum kegiatan tanpa izin pada saat orang lain sedang berbicara antara lain : ceramah, pidato, pengarahan.
  4. Membawa laptop, HP/multiplayer (MP4) yang memiliki fasilitas kamera dan multimedia antara lain : bluetooth, GPRS, Infra merah dan atau video.

 

Pelanggaran Paling Ringan : 10 Poin

  1. Tidak berpakaian muslim yang baik, benar (tidak berbahan kaos) dan layak (koko dengan peci/topi haji) pada saat shalat di Masjid.
  2. Memakai alas kaki bukan pada tempatnya.
  3. Lampu kamar nyala, saat kamar kosong *).
  4. Lampu kamar nyala di siang hari *).
  5. Tidak menyimpan kunci di ruang piket ketika meninggalkan PSAM *).
  6. Membawa barang yang tidak sesuai berdasarkan jumlah dan jenisnya tanpa izin pengelola (terlampir).

*) Berlaku untuk semua penghuni

 

CATATAN :

  1. Keluar dari Pesantren Siswa Al Ma’soem, maka keluar juga dari sekolah formal.
  2. Santri akan dikembalikan kepada orangtuanya apabila telah mencapai 250 poin atau melakukan pelanggaran tanpa tahapan
  3. Apabila santri yang melakukan pelanggaran mengenakan seragam beridentitas Al Masoem maka akan dikenakan sanksi di sekolah dan PSAM
  4. Sanksi poin bersifat akumulasi dan akan dilakukan pemutihan setiap satu semester berdasarkan pertimbangan pengelola.
  5. Santri yang memberikan informasi pelanggaran santri lain akan dikurangi poinnya berdasarkan pertimbangan pengelola.
  6. Barang-barang santri yang telah mengundurkan diri/dikembalikan kepada orang tua harus dibawa maksimal 1 (satu) bulan terhitung tanggal meninggalkan PSAM dan jika melebihi batas waktu yang telah ditentukan maka akan diserahkan kepada MU
  7. Yang dimaksud dengan pengelola adalah Ass. Staff Ketua YPAM Bid. PSAM, Koord. Wali Santri merangkap Kurikulum, Wali Santri, Bagian Administrasi, Bagian Umum, Manajer Unit Sarana dan Pimp. Div. Catering dan Laundry
  8. Menghilangkan, merusak atau mengotori asset, maka diwajibkan mengembalikan pada keadaan semula dan dikenakan sanksi poin
  9. Barang-barang santri yang tidak sesuai berdasarkan jumlah dan jenisnya akan diambil oleh pengelola dan akan dikembalikan kepada santri saat pulang, batas maksimal barang bawaan/kelengkapan santri sebagai berikut :
  10. Perlengkapan Sekolah
  11. 4 stel baju seragam sekolah (Senin – Kamis)
  12. 1 stel baju olah raga
  13. 1 stel baju seragam Jum’at
  14. 1 pasang sepatu sekolah
  15. 1 pasang sepatu olah raga
  16. 1 tas sekolah
  17. 2 helai kerudung untuk sekolah
  18. Perlengkapan Sholat

Santri Putra :

  1. 2 baju koko
  2. 2 sarung
  3. 2 peci
  4. 1 sajadah
  5. 1 Al Quran

Santri Putri :

  1. 2 stel mukena
  2. 1 sajadah
  3. 1 Al Quran
  4. Perlengkapan sehari-hari di PSAM
  5. 2 stel baju tidur
  6. 2 stel baju sehari-hari
  7. 3 helai kerudung
  8. 2 set sprei dan selimut
  9. Seperangkat alat mandi
  10. 2 helai handuk
  11. 1 pasang sandal
  12. 1 buah tas barang/koper
  13. 1 set alat makan
  14. 1 buah lemari pakaian ukuran sedang (lebar 100 cm x tinggi 150 cm)
  15. 1 buah wadah pakaian kotor.
  16. Membawa pisau dapur harus seizin pengelola
  17. Ketentuan barang yang dirazia :
  • Benda tajam (antara lain : golok, celurit, samurai, badik) akan diambil pengelola dan tidak dikembalikan lagi kepada santri.
  • Barang-barang yang bersifat pornografi, beralkohol, rokok dan merusak akhlaq (antara lain : kartu remi, domino) akan dimusnahkan.
  • Laptop, HP/multiplayer (MP4) berfasilitas kamera harus diambil oleh orang tua dan jika melanggar untuk kedua kalinya maka akan diambil pengelola dan diserahkan ke Musa’adatul Ummah.
  • Barang-barang yang bersifat membahayakan antara lain : pemanas, rice cooker, solder akan diambil pengelola untuk diserahkan ke Musa’adatul Ummah.